Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jepara

Kapolres Jepara Tinjau Pos Terpadu, Pastikan Pengamanan Nataru Berjalan Maksimal

badge-check


					Kapolres Jepara Tinjau Pos Terpadu, Pastikan Pengamanan Nataru Berjalan Maksimal Perbesar

JEPARA, Kabarjateng.id – Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso turun langsung melakukan pengecekan kesiapan pengamanan Operasi Lilin Candi 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu malam (21/12/2025) dengan menyasar sejumlah pos pelayanan terpadu di wilayah Kabupaten Jepara.

Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh personel pengamanan beserta sarana dan prasarana pendukung telah siap digunakan secara optimal.

Operasi Lilin Candi 2025 sendiri merupakan operasi kemanusiaan yang digelar selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur wisata, serta arus lalu lintas.

Didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Jepara, AKBP Erick mengunjungi beberapa titik strategis, salah satunya Pos Terpadu Pelayanan di kawasan Alun-Alun Jepara.

Dalam kunjungannya, Kapolres tidak hanya melakukan pengecekan kehadiran personel, tetapi juga meninjau kesiapan peralatan, kelengkapan administrasi, serta sistem koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam pengamanan Nataru.

Kapolres Jepara melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 menjelaskan, pos pelayanan terpadu memiliki peran vital sebagai garda terdepan pelayanan dan pengamanan masyarakat.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan fasilitas pendukung siap digunakan. Kapolres menegaskan agar setiap anggota selalu siaga terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mampu merespons cepat setiap dinamika di lapangan,” ungkap Ipda Eko.

Selain aspek pengamanan, Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan personel yang bertugas agar tetap prima selama operasi berlangsung.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara ketegasan dan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.

“Personel diminta menjalankan pengamanan secara profesional, tegas jika diperlukan, namun tetap mengedepankan sikap ramah dan humanis. Kehadiran Polri di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom,” pungkasnya. (ks)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Ahmad Luthfi Kawal Investasi EV Rp15 Triliun, Kendal Bersiap Jadi Pusat Industri Masa Depan

15 Juni 2026 - 21:42 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Resmi Pimpin Pergantian Komandan Yonif 400/Banteng Raiders

15 Juni 2026 - 17:04 WIB

Uji Kebugaran ARFF Digelar, Bandara Ahmad Yani Pastikan Personel Siap Hadapi Situasi Darurat

15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Ratusan Warga Pati Padati Pengadilan Tipikor Semarang, Kawal Sidang Perdana Sudewo

15 Juni 2026 - 16:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wagub Jateng Jadi Contoh Awal Pendataan Door to Door

15 Juni 2026 - 15:43 WIB

Trending di KABAR JATENG