Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah · 21 Des 2025 20:52 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Jawa Tengah Siaga Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru


					Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Jawa Tengah Siaga Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, seluruh unsur terkait telah disiagakan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi usai mendampingi kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Pos Pelayanan Nataru di Stasiun Semarang Tawang, Minggu (21/12/2025).

Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat secara nasional pada periode Nataru 2025/2026 diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar 2,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jawa Tengah menjadi salah satu daerah tujuan utama, dengan potensi pergerakan mencapai 20,3 juta orang. Sementara itu, jumlah masyarakat yang masuk dan melintas wilayah Jawa Tengah diperkirakan mencapai 8,7 juta orang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri telah menyiapkan pola pengamanan terpadu untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan Nataru, mulai dari arus mudik, pelaksanaan ibadah Natal, hingga arus balik Tahun Baru.

“Kami ingin memastikan seluruh pelayanan selama Nataru berjalan optimal, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Kapolri.

Ia juga menyoroti potensi cuaca ekstrem berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Oleh karena itu, kesiapan personel, sarana prasarana, serta langkah mitigasi di wilayah rawan bencana menjadi fokus utama pengamanan.

Gubernur Ahmad Luthfi menambahkan, hasil pemantauan di Stasiun Tawang menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api. Menurutnya, arus pergerakan masyarakat sudah mulai terasa.

“Mobilitas masyarakat sudah meningkat. Tercatat hampir 8.000 penumpang kereta api masuk ke wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

Untuk mendukung pelayanan selama Nataru, Pemprov Jateng mengoperasikan Posko Terpadu mulai 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Posko tersebut berpusat di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah dan melibatkan berbagai pihak lintas sektor.

Selain organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng, posko juga didukung oleh Polda Jawa Tengah, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Tengah, serta instansi terkait lainnya.

Dari sisi infrastruktur, kondisi jalan nasional di Jawa Tengah tercatat dalam kategori mantap dengan persentase 90,73 persen.

Jalan provinsi mencapai 91,74 persen, sementara jalan kabupaten/kota berada di angka 77,17 persen.

Pemerintah daerah juga menyiapkan jalur alternatif serta puluhan posko guna mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi.

Pada sektor transportasi, Pemprov Jateng menyiapkan 27.223 unit bus, 262 rangkaian kereta api, tujuh armada kapal laut, serta penerbangan reguler dan tambahan.

Seluruh moda transportasi telah menjalani ramp check untuk memastikan kelayakan dan keselamatan penumpang.

Sementara itu, ketersediaan energi seperti BBM, LPG, dan listrik dipastikan dalam kondisi aman.

Layanan kesehatan juga disiagakan melalui pemeriksaan kesehatan pengemudi, kesiapan Public Service Center (PSC), serta siaga rumah sakit dan puskesmas, khususnya di wilayah rawan kemacetan dan bencana.

Pemprov Jawa Tengah memprediksi arus mudik akan terjadi dalam dua fase, yakni menjelang 24 Desember serta pada periode 26–31 Desember 2025, dengan puncak arus pada malam pergantian tahun. Sedangkan arus balik diperkirakan berlangsung pada 2 hingga 5 Januari 2026.

Menutup keterangannya, Gubernur Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan, terutama saat melintas di wilayah yang berpotensi terjadi bencana.

“Mitigasi bencana menjadi perhatian utama. Berdasarkan data BMKG, seluruh personel, termasuk Tagana, telah disiagakan sesuai tingkat kerawanan di masing-masing daerah,” tegasnya. (di)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Stok Beras Tembus 4,8 Juta Ton, Mentan Tekankan Peran Daerah Perkuat Kemandirian Pangan

16 April 2026 - 22:43 WIB

Satresnarkoba Polres Boyolali Bongkar Peredaran Obat Terlarang, Satu Pelaku Ditangkap

16 April 2026 - 18:27 WIB

Kasdam IV Diponegoro Ikuti Pembukaan Retreat KPPD, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:51 WIB

LSP Koperasi Susun Skema Pendidikan Khusus, Siapkan Manajer KD/KMP Sesuai Kebutuhan Lapangan

16 April 2026 - 17:44 WIB

Wanita di Tempellemahbang Blora Ditemukan Meninggal, Diduga Akhiri Hidup di Samping Rumah

16 April 2026 - 16:54 WIB

Gayatri Jawa Tengah: Gerakan Perempuan Berbasis Budaya dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di KABAR JATENG