SEMARANG, Kabarjateng.id – Bidang Akreditasi Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah kembali menegaskan pentingnya ketertiban administrasi dalam organisasi.
Pesan ini disampaikan oleh Ketua Bidang Akreditasi PW GP Ansor Jateng, Ahmad Thoha, saat mendampingi proses akreditasi untuk 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor di Kota Semarang, Jumat (12/12/2025) malam.
Dalam sambutannya, ia menyoroti masih adanya pengurus di tingkat ranting maupun PAC yang aktif berkegiatan, tetapi tidak melakukan dokumentasi administratif secara benar.
“Banyak kegiatan sudah berjalan, tetapi kalau tidak tercatat dan tidak ada bukti administratif, maka secara organisasi dianggap tidak pernah dilakukan,” jelasnya.
Menurut Thoha, akreditasi menjadi wadah evaluasi menyeluruh agar setiap jenjang kepengurusan mampu memperbaiki tata kelola organisasi.
Selain meningkatkan kualitas kader, proses ini juga mendorong terciptanya budaya tertib administrasi di seluruh tingkatan.
Akreditasi untuk PAC dilaksanakan langsung oleh tim asesor dari PW GP Ansor, sementara akreditasi tingkat ranting dilakukan oleh asesor dari PC.
Hasil penilaian nantinya akan berpengaruh terhadap status keikutsertaan PAC dalam Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kota Semarang.
Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Abdur Rahman, menyampaikan bahwa kendala administrasi yang muncul bukan hanya dialami PAC di Semarang, melainkan juga terjadi di sejumlah wilayah lain.
Hal tersebut dipicu oleh penundaan pelaksanaan Konferwil GP Ansor Jateng beberapa waktu lalu serta masa caretaker yang membuat beberapa kegiatan organisasi tidak berjalan optimal.
Untuk menata kembali struktur organisasi, PC GP Ansor Kota Semarang telah melaksanakan rapat pleno yang menghasilkan beberapa keputusan strategis.
Pleno tersebut memberikan batas waktu pembentukan ranting baru hingga bulan Agustus dan menginstruksikan pengaktifan kembali ranting yang tidak aktif dengan tenggat sampai 20 November.
Selain itu, pleno juga menegaskan bahwa PAC yang telah melewati masa kepengurusannya wajib segera menyelenggarakan Konferancab.
“Kami memberikan batas hingga 20 November untuk melaksanakan Konferancab atau Konferanting. Jika tidak dilakukan, otomatis tidak dapat mengikuti Konfercab,” tegas Abdur Rahman.
Ia juga menginformasikan penjadwalan ulang akreditasi untuk Pengurus Ranting (PR) GP Ansor Kota Semarang.
“Akreditasi tingkat ranting diundur ke hari Ahad dan dibagi dalam tiga sesi, yaitu pagi, siang, dan sore,” tambahnya. (arh)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.