Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan

Jangan Merendahkan Martabat Guru Melalui Konten di Media Sosial

badge-check


					Jangan Merendahkan Martabat Guru Melalui Konten di Media Sosial Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Ketua Pengurus Daerah (PD) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Semarang, Prof. Dr. Nur Khoiri, S.Pd., MT., M.Pd., mengingatkan bahwa peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter peserta didik.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga sikap, termasuk dalam membuat konten di media sosial.

Dalam sarasehan pendidikan yang diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Kota Semarang di Hotel Candi Indah pada Sabtu (6/12/2025), Khoiri menegaskan bahwa para pendidik harus berhati-hati dalam bermedia sosial.

“Guru jangan sampai membuat konten yang merendahkan martabat profesinya sendiri,” ujar Khoiri di hadapan para peserta.

Sebagai pemateri dalam sarasehan bertema “Pendidikan Karakter sebagai Benteng dan Solusi untuk Kemajuan Bangsa”, ia menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, termasuk pengaruh negatif media sosial.

Menurutnya, meskipun guru membutuhkan hiburan, media sosial bukan ruang pribadi dan seharusnya digunakan untuk hal-hal yang memberi teladan.

Ia mencontohkan fenomena video berjoget di TikTok yang kurang pantas dilakukan oleh tenaga pendidik.

Khoiri menegaskan bahwa proses penanaman karakter kepada siswa tidak berhenti ketika jam pelajaran berakhir.

Nilai-nilai seperti nasionalisme, kejujuran, etika, dan tanggung jawab harus tercermin pula dalam perilaku guru sehari-hari, baik di ruang kelas maupun di luar sekolah.

Penjelasan Guru Besar Ilmu Inovasi Pembelajaran IPA dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini mendapatkan apresiasi dari para peserta, yang berasal dari komite sekolah serta kepala SD, SMP, SMA, dan SMK di Kota Semarang.

Dalam kesempatan yang sama, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam SDN Sawah Besar 01 Gayamsari, Ali Anwar, S.Pd.I., M.Si., turut memberikan testimoni terkait praktik pendidikan karakter yang telah diterapkan di sekolahnya.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang, Dr. Drs. Budiyanto, SH., M.Hum., menambahkan bahwa sarasehan ini menjadi ruang untuk menghimpun pengalaman serta praktik baik para guru dan komite sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter.

“Hari ini saya ingin mendengar langsung bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter di satuan pendidikan. Guru yang berkarakter adalah kunci masa depan bangsa,” tegasnya. (arh)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Danramil Serengan Tekankan Disiplin dan Kekompakan Satgas TMMD Demi Rampungkan Seluruh Sasaran

1 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Babinsa Nogosari Kawal Revitalisasi SMKN 1 Boyolali Demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

1 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Lantik Pengurus PTMSI Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Kebangkitan Prestasi Tenis Meja

1 Agustus 2026 - 18:57 WIB

AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Pimpin Polres Kudus, Komitmen Perkuat Pelayanan dan Kamtibmas

1 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Rutan Salatiga Fasilitasi Warga Binaan Tunjukkan Bakat Lewat Lomba Karaoke

1 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Bersih demi Tingkatkan Pelayanan

1 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Trending di Daerah