Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Anggota FKP3 Ikut Pelatihan Penanganan Kecelakaan Kendaraan

badge-check


					Anggota FKP3 Ikut Pelatihan Penanganan Kecelakaan Kendaraan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Sebanyak 56 anggota FKP3 telah ikut Pelatihan Penanganan Kecelakaan Kendaraan di kantor SAR Semarang, pada Jumat (7/10).

Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) Semarang Raya beruntung mendapat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Vehicle Accident Rescue (VAR).

Materi bimtek peserta FKP3 pun menyesuaikan dengan kebutuhan dasar pertolongan pertama korban kecelakaan.

Acara berlangsung di Gedung Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 November 2025.

Kegiatan Pelatihan Penanganan Kecelakaan Kendaraan juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan para relawan dan potensi SAR.

Yakni, ketika FKP3 akan memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat dan aman kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Para peserta FKP3 kemudian mendapat pembekalan langsung dari instruktur profesional kantor SAR Semarang, Jawa Tengah.

Materi meliputi Medical First Responder (MFR) hingga manajemen penanganan korban kecelakaan, teknik stabilisasi kendaraan, serta pembuatan akses aman untuk evakuasi korban.

Seluruh peserta FKP3 juga dilatih agar memahami prosedur penyelamatan tanpa memperburuk kondisi korban di lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan pelatihan tersebut penting untuk peserta bimtek.

Selain untuk berjaga-jaga saat keadaan darurat, juga bisa bermanfaat ke depannya membantu penanganan keadaan darurat hingga kecelakaan.

Karena banyak hal yang perlu mendapat pemahaman ketika ingin membantu kondisi korban kecelakaan.

Terlebih penemuan kasus bahwa penanganan yang salah selalu saja terjadi saat kejadian dilapangan.

Menurutnya, masyarakat seringkali berada di lokasi kecelakaan, akan tetapi menolong korban tanpa pengetahuan memadai.

“Banyak kasus, korban alami luka tambahan akibat penanganan salah. Melalui pelatihan, kami ingin bekali potensi SAR agar mampu beri pertolongan sesuai prosedur dan keselamatan korban,” ungkap Budiono.

Hal itu menegaskan bahwa kantor SAR Semarang fokus terkait keselamatan peserta FKP3 dan korban kecelakaan.

Selain pembekalan teori, Budiono menerangkan bahwa peserta juga menjalani latihan praktik penggunaan alat penyelamatan.

Seperti peralatan extrication, pemecahan kaca mobil dan KID (Kendaraan Isolasi Darurat) untuk menstabilkan korban di dalam kendaraan.

Budiono berharap, kemampuan yang menjadi praktik bimtek dapat membantu peserta ketika menghadapi kondisi darurat.

Sehingga bukan sekedar pengalaman pelatihan pertolongan pertama bagi peserta untuk korban kejadian kecelakaan.

“Kami harap ilmu yang didapat dari pelatihan ini tidak hanya menjadi pengalaman, tetapi benar-benar berguna untuk menolong sesama,” tutupnya. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

BPD Didorong Perluas Akses Modal UMKM untuk Perkuat Perekonomian Daerah

4 Juni 2026 - 14:29 WIB

Sinergi Pengusaha dan Buruh Jadi Modal Jateng Hadapi Gejolak Ekonomi Global

4 Juni 2026 - 10:23 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Solo di Donohudan

4 Juni 2026 - 09:24 WIB

Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026, Edukasi dan Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas

4 Juni 2026 - 07:12 WIB

Penuh Haru, SMPN 2 Dukuhwaru Lepas 219 Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026

4 Juni 2026 - 06:59 WIB

Hasil Forensik Jadi Kunci, Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Penemuan Jenazah di Jepara

3 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di Hukum & Kriminal