JEPARA, Kabarjateng.id – Bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga soliditas internal Polri tidak hanya dilakukan melalui kegiatan apel atau acara seremonial. Tindakan sederhana namun penuh makna juga dapat mempererat rasa persaudaraan di lingkungan kepolisian.
Hal inilah yang ditunjukkan oleh Kapolres Jepara, AKBP Erick Budi Santoso, ketika meluangkan waktu di tengah kesibukan untuk menjenguk salah satu personelnya yang tengah sakit. Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata dukungan moral bagi anggota yang sedang menjalani perawatan.
Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Jepara, Ny. Dessy Erick Budi Santoso, sejumlah pejabat utama, anggota Polres Jepara, dan Bhayangkari, Kapolres mengunjungi Kasubbag Binops Bag Ops Polres Jepara, AKP Sri Retno Biyanti, yang dirawat di RSUD Sunan Kalijaga, Kabupaten Demak, pada Sabtu (11/10/2025).
Usai kegiatan, AKBP Erick menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap personel, sekaligus memberikan semangat agar yang bersangkutan tetap tegar dan cepat pulih.
“Kami semua berharap Ibu Retno segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Tetap sabar dan kuat dalam proses penyembuhan,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan pentingnya budaya menjenguk anggota yang sedang sakit. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat jiwa korsa dan rasa persaudaraan di lingkungan Polri.
Ia mengingatkan bahwa semangat kebersamaan akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga kekompakan di tubuh organisasi.
Selain memberikan dukungan moril, Kapolres Jepara juga menginstruksikan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Jepara untuk terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
Hal ini dilakukan agar perkembangan kondisi kesehatan anggota yang sakit dapat dipantau dengan baik hingga benar-benar pulih.
“Kami akan berupaya maksimal membantu proses pengobatan, sehingga beliau dapat segera sembuh dan kembali bertugas seperti biasa,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Jepara menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama anggota bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari budaya organisasi yang harus terus dijaga. (ks)






