Menu

Mode Gelap
 

Semarang Raya · 13 Feb 2026 17:47 WIB

Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal Unwahas Batch VI 2026 Dukung UMKM


					Pemateri dalam pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Unwahas | dok siaran pers Unwahas. Perbesar

Pemateri dalam pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Unwahas | dok siaran pers Unwahas.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menggelar Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal Batch VI 2026 guna memperkuat ekosistem JPH nasional dan mendukung sertifikasi halal UMKM melalui skema self declare serta aplikasi SiHalal.

Kegiatan ini hasil kolaborasi strategis Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Unwahas dengan Pusat Kajian dan Konsultasi Akademik Multidisiplin (PKKAM) Unwahas, pada Senin, (9/2).

Melalui siaran pers resmi pihak Unwahas, pelatihan itu sebagai respon atas kebutuhan aktual pendamping halal yang profesional, berintegritas, dan adaptif.

Yakni perihal dinamika kebijakan terbaru, khususnya dalam skema self declare sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Antusiasme peserta sejak awal kegiatan, mewarnai proses registrasi yang tertib dan partisipatif.

Tak lupa pembukaan oleh pembawa acara juga menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon.

Seluruh peserta menyerukan nyanyian sebagai simbol komitmen kebangsaan dan penguatan nilai keislaman dalam halal lifestyle Indonesia.

Momentum penting melalui sambutan sekaligus pembukaan resmi Wakil Rektor III Universitas Wahid Hasyim, Dr Ratih Pratiwi, SE., SPd, MSi, MM.

Dalam sambutannya, Dr Ratih menegaskan bahwa pendamping PPH memiliki peran strategis sebagai garda depan dalam menjamin kehalalan produk UMKM.

Selain itu sekaligus menjadi agen literasi halal kepada masyarakat luas.

“Pelatihan bukan sekadar peningkatan kapasitas teknis, tetapi penguatan etika, integritas, dan profesionalisme pendamping halal,” ujar Dr Ratih.

Universitas Wahid Hasyim, lanjut Dr Ratih, komitmen terus mengambil peran aktif mendukung kebijakan nasional Jaminan Produk Halal dan pemberdayaan UMKM.

Sinkronisasi Antara Regulasi

Memasuki sesi inti, materi oleh Ika Efrilia, SE, MM, Kepala UPT BPJPH Jateng, fokus “Kebijakan Nasional Jaminan Produk Halal serta Peran dan Tugas Pendamping PPH dalam Skema Self Declare”.

Dalam paparannya, Ika menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional, implementasi daerah, serta kesiapan pendamping PPH mendampingi UMKM secara efektif dan akuntabel.

Pada sesi ini menyoroti tantangan implementatif, kesiapan UMKM, literasi halal, serta optimalisasi pendamping mempercepat sertifikasi halal tanpa mengurangi prinsip kehati-hatian.

Materi kedua oleh Dr KH Muh Syaifudin, MA, anggota Komisi Fatwa MUI Jateng, dengan topik “Standar dan Prosedur Proses Produk Halal (PPH) serta Etika dan Profesionalisme Pendamping PPH”.

Materi mengupas secara komprehensif landasan normatif, prosedural, serta tanggung jawab moral pendamping halal, menjaga kepercayaan publik dan keabsahan sertifikasi halal.

Selanjutnya, ketiga paparan dari M Fatchurrohman, SHI, ME, selaku Koordinator Sistem Informasi LP3H Unwahas.

Ia membahas “Tata Cara Pengisian Dokumen dan Aplikasi SiHalal serta Studi Kasus Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM”.

Materi praktis dan aplikatif, memberi panduan teknis penggunaan aplikasi SiHalal hingga studi kasus pendampingan UMKM.

Sehingga peserta memperoleh gambaran konkret proses pendampingan di lapangan.

Sesi selanjutnya diskusi interaktif melalui tanya jawab antara narasumber dan peserta, yang menunjukkan tingginya minat dan keseriusan peserta memahami peran pendamping halal secara utuh.

Penutupan pelatihan hari pertama lewat sesi refleksi dan penegasan komitmen peserta sebagai calon pendamping PPH yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal nasional.

Selanjutnya, hari kedua hingga hari ke empat ada Pelatihan via Learning Manajemen System (LMS) pada Laman Halal Max.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting lingkungan Universitas Wahid Hasyim.

Antara lain Ketua Pusat Kajian Halal Unwahas, Dewi Hastuti, SPt, MP, Ketua LP3H Unwahas, Endah Subekti, SPt, MP.

Serta Ketua PKKAM Unwahas, Dr Dian Listiarini, MOr, serta Tim FutureHub Unwahas dan perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Unwahas.

Tim Ormawa Unwahas menambah semarak dan memperkuat kolaborasi lintas unit lingkungan kampus.

Melalui Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal Batch VI ini, Universitas Wahid Hasyim memiliki harapan agar melahirkan pendamping halal yang tidak hanya kompeten secara teknis.

Akan tetapi memiliki sensitivitas sosial, integritas moral, dan komitmen kebangsaan mendukung wujud Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.

 

Tim Editor: Wahyu Hamijaya

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Diskon PBB 10% Semarang 2026, Bebas Denda dan Dukung Program GAS JATENG

6 April 2026 - 04:55 WIB

Pemkot Semarang beri diskon PBB 10% dan bebas denda. Warga juga bisa manfaatkan program GAS JATENG untuk potongan PKB 2026.

Peran Guru Hadapi Era Digital, Wawali Semarang Tekankan Adaptasi Teknologi

4 April 2026 - 15:36 WIB

Pemkot Semarang dorong peran guru hadapi tantangan digital, perkuat karakter siswa dan adaptasi teknologi pendidikan.

Agustina Wilujeng Gandeng Ulama, Perkuat Dukungan MTQ Nasional 2026 di Semarang

4 April 2026 - 08:38 WIB

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng silaturrahmi ke ulama, minta dukungan sukseskan MTQ Nasional ke-31 tahun 2026.

WFH ASN Semarang Mulai Berlaku, Strategi Hemat BBM Tanpa Ganggu Layanan

4 April 2026 - 08:14 WIB

WFH ASN Semarang mulai diterapkan. Pemkot fokus penghematan BBM tanpa mengganggu layanan publik dan operasional penting.

Izin Usaha Roti Ganjel Rel di Pasar Johar Dipastikan Sesuai Prosedur

3 April 2026 - 07:48 WIB

Izin usaha Johar dipastikan sesuai prosedur, Disdag Semarang dukung roti Ganjel Rel hidupkan Pasar Johar dan ekonomi pedagang.

Apresiasi Wali Kota Semarang untuk ASN yang Jaga Kondusivitas Saat Lebaran

2 April 2026 - 08:44 WIB

Wali Kota Semarang apresiasi ASN yang tetap siaga saat Lebaran, jaga kota kondusif dan dukung pelayanan publik maksimal.
Trending di Daerah