Menu

Mode Gelap
 

Kesehatan · 21 Jan 2026 08:00 WIB

Wagub Gus Yasin Prioritaskan Kesehatan Pengungsi Banjir di Pekalongan


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersama istri menyapa warga terdampak banjir Pekalongan | dok Humas Jateng Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersama istri menyapa warga terdampak banjir Pekalongan | dok Humas Jateng

PEKALONGAN, Kabarjateng.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa penanganan banjir di Kabupaten Pekalongan dilakukan dengan menempatkan aspek kesehatan sebagai prioritas utama.

Ia memastikan seluruh warga terdampak banjir mendapatkan perlindungan serta layanan kesehatan yang memadai selama masa tanggap darurat.

Komitmen tersebut disampaikan Taj Yasin saat meninjau Posko Banjir yang berada di Masjid Al Huda, Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Senin (19/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi pengungsi banjir sekaligus memastikan kesiapan layanan kesehatan di lokasi terdampak.

Setibanya di posko banjir Pekalongan, sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu langsung berkeliling dan berdialog dengan para pengungsi.

Perhatiannya tertuju pada beberapa lansia korban banjir yang terlihat mengalami penurunan kondisi fisik dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

“Tadi sudah langsung kami kontak pihak rumah sakit. Insyaallah hari ini juga langsung dievakuasi,” kata Taj Yasin dalam keterangan resmi, Senin (19/1) dilansir dari Jatengprov.

Ia menegaskan, penanganan banjir di Pekalongan tidak semata-mata berfokus pada kondisi lingkungan, tetapi juga memastikan kesehatan warga tetap terjaga.

Untuk itu, ia meminta Dinas Kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan tenaga medis di posko banjir, termasuk mempercepat proses rujukan bagi pengungsi yang membutuhkan perawatan intensif.

“Yang utama adalah keselamatan dan kesehatan warga. Itu yang kami dahulukan,” tegasnya.

Di Posko Banjir Masjid Al Huda, tercatat sekitar 250 warga masih bertahan di pengungsian akibat banjir.

Guna memastikan kondisi kesehatan pengungsi tetap terpantau, Wakil Gubernur Jawa Tengah itu melakukan peninjauan hingga dua kali dalam sehari, yakni pada siang dan sore hari, serta memastikan adanya tambahan petugas kesehatan di lokasi banjir Pekalongan.

Selain layanan kesehatan, Gus Yasin juga menyoroti pentingnya pengelolaan bantuan logistik bagi korban banjir.

Gus Yasin juga mengingatkan agar distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi, sehingga kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi secara merata dan tidak menumpuk di satu titik.

“Saya harap relawan dan masyarakat bisa berkoordinasi dengan BPBD maupun Dinas Sosial agar penyaluran bantuan, termasuk kebutuhan kesehatan, bisa tepat sasaran,” ujar Gus Yasin.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menyalurkan bantuan banjir senilai Rp182.236.270.

Bantuan itu meliputi kebutuhan logistik makanan dan nonmakanan, satu ton beras, serta obat-obatan untuk menunjang layanan kesehatan bagi para pengungsi banjir Pekalongan.

Sementara, Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kabupaten Pekalongan, Muhammad Ali, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Bremi meluap.

Kondisi tersebut membuat ketinggian air banjir sempat mencapai 130 sentimeter dan memaksa ratusan warga meninggalkan rumah sejak Jumat (16/1/2026).

Meski demikian, situasi banjir di Pekalongan mulai menunjukkan perkembangan positif.

Penurunan intensitas hujan dan upaya pompanisasi membuat genangan air berangsur surut.

Namun, BPBD bersama Dinas Kesehatan tetap bersiaga untuk kepastian kesehatan warga pascabanjir tetap terjaga.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pekalongan, banjir berdampak pada 2.362 kepala keluarga atau 14.210 jiwa yang tersebar di tujuh desa pada lima kecamatan.

Dari total tersebut, sebanyak 945 jiwa sempat mengungsi akibat banjir dan masih membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.

 

Tim Editor: Wahyu Hamijaya

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jembatan Sungai Tuntang Buka Akses Baru bagi Ribuan Warga di Kedungjati

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pemprov Jateng Buka Program Balik Rantau Gratis 2026, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

12 Maret 2026 - 08:48 WIB

Kapolres Kendal Buka Puasa Bersama Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

12 Maret 2026 - 07:38 WIB

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Trending di Daerah