REMBANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Rembang menggelar senam sehat bersama masyarakat di Taman Kartini.
Hal itu dalam rangka langkah awal membangkitkan kembali Pantai Kartini sebagai ikon wisata daerah.
Kegiatan senam sehat dari Taman Kartini itu telah hadir langsung Bupati Rembang Harno dan ratusan warga dari lintas kalangan.
Sejak pagi, kawasan Taman Kartini tampak ramai dipadati masyarakat yang antusias mengikuti senam sehat bersama keluarga.
Bupati Rembang Harno mengatakan, kegiatan tidak hanya meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi sarana mengajak masyarakat mengenal, mengunjungi, dan mencintai Pantai Kartini.
“Melalui senam sehat ini, kami ingin mengingatkan kembali memori masyarakat tentang Pantai Kartini,” ujarnya, seperti dalam keterangan resmi Jatengprov.
Dulu, lanjut Bupati, kawasan ini menjadi tempat favorit warga Rembang mengisi liburan dan rekreasi bersama keluarga.
Menurut Bupati Rembang, pemilihan Taman Kartini sebagai lokasi senam memiliki makna simbolis.
Ia ingin aktivitas masyarakat kembali ke kawasan wisata itu agar perlahan tumbuh rasa memiliki dan kepedulian bersama.
“Kehadiran masyarakat sangat penting. Lewat senam sehat, kami mengenalkan kembali kepada generasi muda Pantai Kartini adalah wisata kebanggaan Kabupaten Rembang,” imbuh Bupati.
Ia mengapresiasi tingginya partisipasi warga yang hadir mengikuti senam sehat, mulai dari orang tua hingga anak-anak.
Menurutnya, kebersamaan dari Taman Kartini menjadi bukti bahwa Pantai Kartini masih memiliki daya tarik kuat masyarakat.
Bupati Rembang menilai Pantai Kartini memiliki potensi besar karena kawasan yang luas, lokasi strategis, dan panorama laut yang indah.
Kalah Saing
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pengelolaan kawasan belum optimal sehingga kalah saing dengan destinasi wisata lain.
“Oleh karena itu, kebangkitan Pantai Kartini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Senam sehat ini menjadi pemantik kawasan Taman Kartini kembali hidup,” tegas Bupati Rembang.
Lebih lanjut, Bupati Rembang membuka peluang kerja sama pengelolaan Pantai Kartini dengan pihak ketiga.
Ia menegaskan, Pemkab Rembang siap berkolaborasi dengan investor atau pengelola yang memiliki komitmen dan visi jangka panjang.
“Sudah ada penawaran pengelolaan, tetapi nilainya belum sebanding dengan potensi Pantai Kartini. Karena itu kami membuka lelang secara terbuka. Minimal Rp400 juta per tahun, bahkan jika bisa mencapai Rp1 miliar tentu lebih baik,” jelas Bupati Rembang.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan senam sehat rutin di Taman Kartini, wajah kawasan Pantai Kartini ke depan semakin dikenal dan kembali menjadi tujuan wisata unggulan, khususnya menjelang Syawalan 2026.
Selain senam sehat, kegiatan di Taman Kartini juga dirangkai dengan berbagai layanan publik.
Masyarakat dapat memanfaatkan cek kesehatan gratis, donor darah, pasar murah, hingga Pasar Tani Pasti Marem.
Bupati Rembang menyebut, rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.
Dengan digelarnya senam sehat di Taman Kartini, Bupati Rembang berharap masyarakat semakin aktif berkunjung, beraktivitas di kawasan wisata tersebut, sehingga Pantai Kartini kembali bangkit sebagai ikon wisata daerah.
Editor: Wahyu Hamijaya







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.