SEMARANG, Kabarjateng.id – Menjelang puncak arus mudik Rabu, 18 Maret 2026, Pemprov Jateng koordinasi dengan Polda Jateng, Dinas Perhubungan, PU, BPBD, serta pemerintah kabupaten/kota.
Sekda Jateng Sumarno mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gus Yasin mengapresiasi Polda Jateng menyiapkan aplikasi Si Polan.
Aplikasi ini memandu pemudik dengan layanan ramah.
“Dengan inovasi ini, keramahtamahan menyambut pemudik jalan lancar, lebih baik dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Sumarno saat meninjau Pos Pelayanan Idul Fitri di Kalikangkung.
Safety dan Hospitality Jadi Prioritas
Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan safety dan hospitality menjadi fokus utama Operasi Ketupat Candi 2026.
Travel Assistant Corridor (TAC) menemani pemudik agar aman dan nyaman.
Pemudik mengakses TAC melalui aplikasi Si Polan.
Chat ada sopan agar interaksi dengan Polri terasa akrab dan mendukung perjalanan nyaman serta aman bagi semua pemudik.
Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra, mendirikan 211 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di berbagai titik transportasi dan rest area di Jateng.
Jalan ada lima klaster: Pantura, tol, jalur tengah, selatan-selatan, dan selatan menghubungkan Jawa Timur–Jawa Barat. Tersedia 25 rest area, jalur A 13 titik, jalur B 12 titik.
Prediksi Kepadatan dan Sistem One Way
Polda memetakan potensi kepadatan dan menertibkan kendaraan sumbu tiga sesuai SKB 13 Maret 2026.
Sistem one way nasional dan ganjil-genap menjaga kelancaran arus mudik.
Puncak arus mudik prediksinya 17–20 Maret 2026, dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang–Solo.
Arus balik mencapai puncak 23–29 Maret 2026.
Polda menyiapkan one way lokal jika kemacetan terjadi di Semarang hingga Bawen.
Petugas berjaga di 16 gate tol saat volume kendaraan normal di bawah 2.000 per jam.
Untuk kepadatan tinggi, Polda membuka 7 gardu satelit dan patroli.
Jika lalu lintas melebihi 3.000 kendaraan per jam, Polda menerapkan one way lokal dari KM 422 ke KM 442 Bawen.
One way nasional berlaku dari Pejagan hingga Kalikangkung.
Polda membersihkan ruas tol dari rest area Brebes hingga Kalikangkung agar arus mudik lancar.
Proyeksi Arus Mudik
Dirut PT Jasamarga Semarang–Batang, Nasrullah, memproyeksikan puncak arus mudik 18 Maret 2026 mencapai 68.900 kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung.
Arus balik puncak 24 Maret diperkirakan 73.900 kendaraan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai kesiapan Jawa Tengah baik, termasuk pengaturan one way, inovasi Si Polan, dan sinergi pemerintah serta Jasa Marga.
Ia berharap pelayanan tetap optimal. Polda menargetkan angka kecelakaan lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Sekda Sumarno dan Kapolri menyapa pemudik, membagikan bingkisan makanan sebagai bekal perjalanan. (dkp)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.