Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah · 20 Nov 2025 08:57 WIB

PMI Jateng dan DIY Dapat Dukungan Alkes dari IFRC dan ASEF untuk Penguatan Layanan Kesehatan


					PMI Jateng dan DIY Dapat Dukungan Alkes dari IFRC dan ASEF untuk Penguatan Layanan Kesehatan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Upaya peningkatan layanan kesehatan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat dorongan baru melalui penyerahan bantuan alat kesehatan dari Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Pemerintah Jepang, serta Asia-Europe Foundation (ASEF).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program ASEF Stockpile Project, yang dirancang untuk memperkuat kesiapsiagaan kesehatan di Indonesia.

Bantuan ini mencakup total 587 unit alat kesehatan yang disebar ke tujuh provinsi, 25 unit klinik PMI, dan dua rumah sakit PMI.

Dari jumlah tersebut, PMI Jawa Tengah memperoleh 222 unit alat medis dengan 22 jenis peralatan, sementara PMI DIY menerima 84 unit yang terdiri dari 11 jenis.

Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menjelaskan bahwa peralatan yang diterima cukup beragam, mulai dari ranjang pasien tipe transfer stretcher dan examination bed, perangkat pendeteksi tekanan darah digital, air purifier, regulator oksigen, hingga paket rapid test untuk berbagai penyakit seperti demam berdarah, Hepatitis B, HIV-Sifilis, tifoid, dan deteksi virus HPV melalui PCR. Selain itu, terdapat pula perangkat penunjang perawatan seperti nebulizer, oxygen concentrator, serta tabung oksigen 6M3 lengkap dengan troli dan perlengkapannya.

Sarwa menyampaikan bahwa seluruh alat kesehatan tersebut akan segera disalurkan ke PMI kabupaten/kota yang mengelola layanan klinik kesehatan.

Ia berharap dukungan ini dapat meningkatkan mutu layanan, terutama untuk kebutuhan pemeriksaan dasar dan respon cepat terhadap situasi gawat darurat di masyarakat.

Proses penyerahan dilakukan di Markas PMI Jawa Tengah, Semarang, yang turut dihadiri perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang, Palang Merah Jepang, dan IFRC.

Direktur Eksekutif ASEF, Beata Stoczynka, menggarisbawahi bahwa distribusi alat kesehatan ini merupakan salah satu langkah penting dalam memperkuat kesiapan PMI menghadapi kondisi darurat.

Beata menjelaskan bahwa upaya kolaboratif lintas negara dan organisasi diperlukan untuk mendorong layanan kesehatan yang lebih tangguh, khususnya untuk daerah dengan mobilitas dan aktivitas kemanusiaan tinggi seperti Jawa Tengah dan DIY.

Perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Haruka Aoki, turut menekankan pentingnya memperkuat fasilitas kesehatan dasar di berbagai wilayah Indonesia, terutama mengingat meningkatnya risiko munculnya penyakit menular dan bencana akibat perubahan iklim.

Ia meyakini bahwa keberadaan peralatan medis yang memadai di tingkat lokal akan sangat membantu mempercepat respon awal ketika terjadi ancaman kesehatan.

IFRC melalui Koordinator Bidang Kesehatan dan WASH, Dwi Handayani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memastikan kualitas pengadaan dan mekanisme distribusi berjalan sesuai standar.

Menurutnya, pengadaan lebih dari 600 unit alat kesehatan untuk tujuh provinsi menjadi contoh nyata bagaimana koordinasi yang kuat antara PMI, IFRC, dan mitra internasional mampu meningkatkan kemampuan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes, dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi atas dukungan yang diterima.

Ia menyebut bahwa bantuan ini merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat kapasitas klinik dan rumah sakit PMI, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih cepat dan efektif, terutama di saat terjadi keadaan darurat kesehatan.

Program Stockpile yang mulai dijalankan sejak April 2024 ini merupakan bagian dari strategi PMI untuk membangun cadangan logistik kesehatan yang kuat pascapandemi COVID-19.

Tujuannya adalah memastikan PMI dapat merespons ancaman penyakit infeksius baru dengan lebih siap.

Peralatan yang diterima PMI Jateng dan DIY akan langsung dimanfaatkan untuk memperluas layanan klinis, mempercepat respon kedaruratan, dan memperkuat sistem kesehatan masyarakat di kedua daerah tersebut. (di)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Hampers Lebaran Kapolri Diserahkan kepada Ulama di Wilayah Kabupaten Tegal

16 Maret 2026 - 03:21 WIB

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Trending di Daerah