Menu

Mode Gelap
 

KABAR JATENG · 4 Nov 2025 22:12 WIB

Pompa Air Pemprov Jateng Dialihkan ke Sayung Setelah Banjir Semarang Mulai Surut


					Pompa Air Pemprov Jateng Dialihkan ke Sayung Setelah Banjir Semarang Mulai Surut Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan langkah cepat dalam menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah. Setelah air di kawasan Kaligawe, Kota Semarang, berhasil surut berkat upaya intensif tim teknis, kini perhatian pemerintah beralih ke wilayah Sayung, Kabupaten Demak, yang masih tergenang air.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan tiga unit mesin pompa air ke Dusun Lengkong, Kecamatan Sayung. Daerah tersebut memang dikenal sebagai salah satu titik rawan banjir yang kerap terdampak setiap musim hujan.

“Alhamdulillah, kondisi Kaligawe Semarang saat ini sudah surut. Air sudah mengalir dengan baik dan akses jalan kembali normal. Karena itu, kami langsung mengalihkan fokus penanganan ke wilayah Lengkong, Sayung,” ujar Henggar, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan, ketiga mesin pompa yang diterjunkan itu difungsikan untuk mempercepat penyedotan air yang masih menggenangi permukiman warga.

Selain itu, Pusdataru juga tengah melakukan pemantauan di sejumlah lokasi untuk memastikan kesiapan alat lain jika dibutuhkan tambahan bantuan.

“Secara total, kami memiliki sepuluh unit mesin pompa. Tiga unit kini bekerja di Sayung, satu unit masih siaga di kawasan Tenggang Semarang. Beberapa lainnya sedang kami periksa ulang setelah digunakan di Sringin agar siap dioperasikan kembali bila diperlukan,” paparnya.

Menurut Henggar, upaya penanganan banjir ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menegaskan agar genangan di wilayah Semarang dan Demak segera tertangani secara menyeluruh.

Tujuan utamanya bukan hanya untuk mengamankan permukiman warga, tetapi juga memastikan kembali lancarnya jalur transportasi dan roda ekonomi masyarakat.

“Jika banjir bisa teratasi, masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman, lingkungan kembali sehat, dan ekonomi lokal akan bergerak lagi,” tegas Henggar.

Pusdataru Jateng memastikan akan terus memantau situasi di lapangan dan siap menambah jumlah pompa bila curah hujan tinggi kembali terjadi.

Pemerintah berharap, sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat dapat mempercepat pemulihan pascabanjir di wilayah pesisir utara Jawa Tengah ini. (di)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jawa Tengah Siaga Pengamanan Lebaran 2026, Diprediksi 38,71 Juta Pemudik Melintas

14 Maret 2026 - 05:33 WIB

Polda Jateng dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Hadapi Lonjakan Harga Jelang Lebaran

14 Maret 2026 - 05:20 WIB

Valet Ride Mudik Gratis di Brebes, Polda Jateng Fasilitasi Pemudik Motor Menuju Semarang

14 Maret 2026 - 04:51 WIB

PMI dan Pramuka Kota Semarang Dirikan Posko Mudik 2026 di Kecamatan Tugu

13 Maret 2026 - 21:45 WIB

Sugi Hartono Gelar Reses Bersama Warga, Serap Aspirasi Sambil Buka Puasa

13 Maret 2026 - 20:38 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polres Semarang Musnahkan 2.414 Botol Miras dan 330 Liter Tuak

13 Maret 2026 - 17:47 WIB

Trending di Daerah