Menu

Mode Gelap
 

KABAR JATENG

Pemkot Semarang Perluas Operasional Bus Listrik, Uji Coba Fokus Jalur Datar

badge-check


					Pemkot Semarang Perluas Operasional Bus Listrik, Uji Coba Fokus Jalur Datar Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempercepat rencana pengoperasian bus listrik sebagai bagian dari penguatan transportasi publik melalui BLU Trans Semarang.

Langkah ini menjadi komitmen Pemkot daerah dalam menekan emisi gas buang dan mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa tim saat ini masih menguji bus listrik di wilayah Semarang bawah dengan karakter jalur relatif datar.

Tim mengoperasikan armada tersebut di Koridor 1 rute Mangkang–Penggaron untuk mengukur performa kendaraan secara maksimal.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Kota Semarang yang terdiri atas wilayah perbukitan dan dataran rendah mendorong pemerintah memilih jalur datar sebagai tahap awal pengujian.

Pemerintah ingin memastikan bus listrik mampu melayani masyarakat secara optimal sebelum memperluas jangkauan ke wilayah dengan medan menanjak dan menurun.

“Kami memulai dari jalur yang relatif datar untuk melihat performa kendaraan. Ke depan, kami akan memperluas penggunaan bus listrik agar bisa mengurangi polusi udara di Kota Semarang,” ujarnya, Selasa (3/3).

Utamakan Akses Disabilitas

Selain mempertimbangkan medan jalan, pemerintah juga mengutamakan akses bagi penyandang disabilitas.

Karena itu, pengelola memilih desain bus low deck dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter agar penumpang lebih mudah naik dan turun.

Namun, desain tersebut menghadapi tantangan saat musim hujan. Sejumlah ruas jalan di Semarang bawah sering tergenang air.

Beberapa pihak mengusulkan penggunaan bus high deck agar kendaraan lebih aman saat melintasi genangan.

Meski begitu, pemerintah tetap memprioritaskan desain low deck demi menjamin layanan transportasi yang inklusif.

Pemerintah memilih membenahi infrastruktur pendukung daripada mengorbankan aksesibilitas penumpang disabilitas.

Percepat Revitalisasi Drainase

Untuk mendukung operasional bus listrik, Pemkot Semarang mempercepat revitalisasi saluran drainase di sejumlah titik rawan banjir.

Kawasan pusat kota seperti Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Ahmad Dahlan menjadi prioritas penanganan.

Pemerintah juga membenahi jalur yang membentang dari Mangkang hingga Pedurungan karena kawasan tersebut menjadi lintasan utama transportasi publik.

Wali Kota menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika proses perbaikan saluran menimbulkan ketidaknyamanan.

Pekerja akan membongkar beberapa bangunan permanen yang berdiri di atas saluran agar aliran air kembali lancar.

Ia meyakini, setelah pemerintah menyelesaikan pembenahan drainase dan mengendalikan banjir, bus listrik dapat beroperasi dengan lancar serta memperkuat sistem transportasi publik yang modern, ramah lingkungan, dan inklusif di Kota Semarang. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pangdam IV/Diponegoro Tutup Lomba Pleton Tangkas 2026, Yonif 400/BR Raih Juara Umum

31 Juli 2026 - 20:37 WIB

Bupati Brebes Dorong Sinergi CSR Rumah Sakit untuk Perkuat Layanan Ibu Hamil dan Tekan Stunting

31 Juli 2026 - 20:15 WIB

UPT DPU Bumiayu Verifikasi Jalan Prioritas, Siapkan Usulan Penanganan Infrastruktur Tahun 2027

31 Juli 2026 - 19:59 WIB

PMI Jateng Diminta Perkuat Respons Bencana, Ahmad Luthfi: Harus Jadi Garda Terdepan

31 Juli 2026 - 18:50 WIB

Samsat Corner Juwana Resmi Beroperasi, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

31 Juli 2026 - 18:22 WIB

Polres Semarang Pastikan Tidak Ada Kebakaran Hutan di Pringapus, Hotspot SIPONGI Berasal dari Bekas Pembakaran Rumput

31 Juli 2026 - 15:47 WIB

Trending di Daerah