TEMANGGUNG, Kabarjateng.id – Polres Temanggung bergerak cepat membantu warga yang terdampak bencana tanah longsor di Dusun Grubug, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu.
Pada Sabtu (8/11/2025), puluhan personel gabungan dikerahkan untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan dan halaman rumah warga.
Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bulu, IPTU Sutiyanto, bersama KBO Sat Samapta Polres Temanggung, AKP Maryana.
Sejak pagi pukul 08.00 WIB, sebanyak 26 personel Polri yang terdiri dari 18 anggota Dalmas Polres Temanggung dan 8 anggota Polsek Bulu bergotong royong bersama perangkat desa, relawan, serta masyarakat sekitar.
Longsor yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 13.30 WIB tersebut diduga dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Bulu dalam waktu lama.
Kondisi tanah yang labil dan tidak adanya saluran pembuangan air membuat air hujan mengikis pondasi di sekitar pemukiman, hingga akhirnya mengakibatkan longsor.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama warga berupaya membuka akses jalan yang tertimbun material tanah dan batu.
Selain itu, mereka juga membantu membersihkan halaman rumah warga yang tertutup lumpur agar dapat segera digunakan kembali.
Kapolsek Bulu IPTU Sutiyanto, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan sosial semacam ini merupakan bentuk nyata dari tugas pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami bersyukur kegiatan berjalan aman dan lancar. Seluruh pihak saling bahu membahu tanpa melihat perbedaan. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan sinergi antara aparat dan masyarakat masih sangat kuat,” ujar IPTU Sutiyanto.
Ia juga menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu warga menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.
Kegiatan pembersihan tersebut menjadi langkah awal pemulihan kondisi lingkungan warga agar aktivitas kembali normal.
Sinergi antara Polres Temanggung, instansi terkait, dan masyarakat menjadi contoh nyata dari kepedulian serta kebersamaan dalam menghadapi bencana.
Dengan kerja sama yang solid dan cepat, kondisi di Dusun Grubug kini berangsur membaik. Warga pun mengapresiasi kehadiran aparat yang sigap membantu sejak awal hingga proses pembersihan selesai. (ajp)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.