Menu

Mode Gelap
 

Kabar Tegal · 5 Feb 2026 11:30 WIB

Forkopimda Tegal Gelar Koordinasi Penanganan Bencana di Padasari, Fokus Evakuasi dan Kebutuhan Pengungsi


					Forkopimda Tegal Gelar Koordinasi Penanganan Bencana di Padasari, Fokus Evakuasi dan Kebutuhan Pengungsi Perbesar

TEGAL, Kabarjateng.id — Upaya penanganan bencana alam di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal terus diperkuat melalui rapat koordinasi lintas instansi yang digelar pada Rabu (4/2/2026) siang.

Pertemuan berlangsung di Posko Pengungsian yang berada di rumah warga milik Kamal, Dukuh Pengasinan, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta aparat keamanan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, jajaran Forkopimda, perwakilan DPRD Provinsi Jawa Tengah, PMI Provinsi Jawa Tengah, TNI, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Tegal, Forkopimcam Jatinegara, serta Pemerintah Desa Padasari.

Bupati Tegal dalam arahannya menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Ia meminta seluruh pihak terus mendorong proses evakuasi masyarakat ke lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko yang lebih besar.

Hingga saat ini, ratusan warga telah dipindahkan ke sejumlah titik pengungsian.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan rencana pembangunan hunian sementara di area yang telah dinyatakan layak dan aman bagi warga terdampak.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menyoroti pentingnya pembaruan data situasi secara berkala sebagai dasar pengambilan keputusan.

Menurutnya, data yang akurat sangat diperlukan untuk memastikan setiap langkah penanganan dapat dipertanggungjawabkan kepada pimpinan dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemantauan kondisi wilayah terdampak secara intensif, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersedia mengungsi demi keselamatan diri dan keluarga.

Kapolres turut menegaskan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi harus menjadi perhatian utama, mulai dari ketersediaan makanan, air bersih, hingga layanan kesehatan.

Ia meminta evaluasi penanganan dilakukan setiap hari serta penyampaian informasi kepada publik melalui satu pintu guna menghindari simpang siur informasi.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Tegal melaporkan bahwa jumlah pengungsi masih bersifat dinamis.

Pihaknya terus mengoperasikan dapur umum untuk memastikan kebutuhan konsumsi warga terpenuhi.

Dinas Kesehatan juga telah menyiagakan tenaga medis selama 24 jam di lokasi pengungsian dan siap melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan.

BPBD Kabupaten Tegal menjelaskan bahwa dampak bencana meluas ke beberapa dukuh, sehingga relokasi warga dilakukan secara bertahap ke berbagai titik pengungsian.

PMI Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapan membantu melalui dukungan relawan, penambahan dapur umum, serta koordinasi pengamanan lokasi agar para pengungsi merasa aman dan nyaman.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam penanganan bencana secara terpadu.

Langkah bersama tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penanganan, meminimalkan risiko, serta memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat terdampak tetap menjadi prioritas utama.

 

Penulis: Supriyadi

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Trending di KABAR JATENG