Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 9 Feb 2026 16:39 WIB

Wanita Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Suruh, Polisi Duga Akibat Penyakit Bawaan


					Wanita Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Suruh, Polisi Duga Akibat Penyakit Bawaan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Suasana warga Dusun Pateran, Desa Plumbon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, mendadak geger pada Senin pagi (9/2/2026). Seorang wanita paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya.

Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi awal.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Suruh AKP Sutarto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh suami korban yang baru pulang bekerja.

Saat hendak masuk ke kamar, korban tidak memberikan respons meski pintu telah diketuk berulang kali.

Korban diketahui bernama Kotiah (50), warga Kecamatan Banyubiru. Karena merasa curiga, suami korban bersama penghuni kos lainnya mencoba melihat kondisi di dalam kamar melalui jendela.

Dari situ diketahui korban sudah tergeletak tidak bernyawa di atas tempat tidur.

Mendapatkan laporan wanita meninggal tersebut, petugas Polsek Suruh segera mendatangi lokasi kejadian.

Proses pemeriksaan dilakukan bersama Unit Inafis Polres Semarang serta tenaga medis dari Puskesmas Suruh guna memastikan penyebab kematian korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit bawaan yang telah lama dideritanya.

Menurut keterangan keluarga dan saksi, korban diketahui memiliki riwayat asma.

Seorang tetangga kos bernama Endang (45) juga mengungkapkan bahwa pada Minggu malam (8/2/2026), korban sempat mengeluhkan sesak napas yang kembali kambuh.

Selain itu, polisi menemukan sejumlah obat, termasuk obat asma dan obat pereda nyeri di dalam kamar korban yang diduga sempat dikonsumsi sebelum meninggal.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak kepolisian berkoordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah desa setempat.

Keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Kendal Buka Puasa Bersama Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

12 Maret 2026 - 07:38 WIB

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Salah Ikuti Google Maps, Ford Fiesta Nyungsep dan Tabrak Rumah Warga di Ungaran Timur 

11 Maret 2026 - 22:02 WIB

Kapolres Tegal Cek Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 20:41 WIB

Trending di Berita Polri