Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 19 Des 2025 18:39 WIB

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Dorong Warga Wujudkan Bela Negara Lewat Kepedulian Kemanusiaan


					Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Dorong Warga Wujudkan Bela Negara Lewat Kepedulian Kemanusiaan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang digelar di Halaman Balai Kota Semarang, Jumat (19/12), dimanfaatkan sebagai ajang refleksi bersama tentang makna bela negara di tengah dinamika zaman.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai semangat bela negara tidak hanya sebagai konsep historis, tetapi juga sebagai aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui solidaritas kemanusiaan.

Dalam amanatnya, Agustina menegaskan bahwa nilai bela negara mengalami perkembangan seiring perubahan tantangan yang dihadapi bangsa.

Jika pada masa lalu bela negara identik dengan perjuangan fisik melawan penjajahan, maka saat ini semangat tersebut diwujudkan melalui kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman nonmiliter, termasuk kepedulian sosial dan kebencanaan.

Ia mengingatkan kembali latar belakang historis Hari Bela Negara yang berakar pada peristiwa berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 19 Desember 1948.

Peristiwa tersebut terjadi saat agresi militer Belanda kedua mengancam keberlangsungan Republik Indonesia.

“Peristiwa PDRI menjadi bukti bahwa di tengah situasi paling genting sekalipun, semangat bela negara mampu menjaga Republik tetap berdiri. Para pendahulu kita menunjukkan bahwa keberanian, persatuan, dan pengorbanan adalah kunci mempertahankan kedaulatan bangsa,” ungkapnya.

Namun demikian, Agustina menekankan bahwa tantangan masa kini jauh berbeda dengan era revolusi fisik. Ancaman terhadap bangsa tidak lagi datang dalam bentuk serangan bersenjata, melainkan melalui berbagai persoalan modern seperti disrupsi teknologi, kejahatan siber, penyebaran hoaks, krisis lingkungan, hingga bencana alam yang semakin kompleks.

“Di tengah perubahan global yang cepat dan penuh ketidakpastian, bela negara harus dimaknai sebagai kekuatan kolektif. Setiap warga memiliki peran untuk menjaga persatuan, memperkuat ketahanan sosial, serta berkontribusi positif sesuai kapasitas masing-masing,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk menaruh empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi ujian bencana alam.

Menurutnya, wilayah-wilayah tersebut memiliki kontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Aceh mengajarkan kita tentang keteguhan iman dan perjuangan. Sumatera Utara dikenal dengan semangat Medan Area. Sementara Sumatera Barat menjadi saksi lahirnya PDRI sebagai penyelamat Republik. Peran mereka tidak terpisahkan dari sejarah bela negara, dan hari ini mereka membutuhkan solidaritas kita,” ujarnya.

Agustina menegaskan bahwa implementasi bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun bermakna, seperti saling membantu saat terjadi bencana, menjaga ruang digital dari informasi menyesatkan, memperkuat ketahanan keluarga, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.”

“Cinta tanah air bukan hanya diucapkan, tetapi dibuktikan melalui kepedulian, persatuan, dan kontribusi nyata untuk bangsa. Dengan semangat itu, Indonesia akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan,” pungkasnya.

Melalui momentum peringatan Hari Bela Negara, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial dalam setiap kebijakan publik, demi membangun masyarakat yang tangguh, peduli, dan berdaya saing sebagai bagian dari Indonesia yang maju. (day)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Trending di KABAR JATENG