SEMARANG, Kabarjateng.id – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menandai puncak peringatan Dies Natalis ke-75 dengan menggelar ajang lari bertajuk Run Wave 2026, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti sekitar 1.600 peserta dari berbagai kalangan, baik internal kampus maupun masyarakat umum.
Event lari tersebut menyediakan dua pilihan jarak tempuh, yakni 7,5 kilometer dan 3,5 kilometer.
Panitia merancang rute yang melewati sejumlah kawasan ikonik di Kota Semarang, sehingga para peserta dapat menikmati suasana kota sembari berolahraga.
Konsep ini menjadikan Run Wave 2026 tidak sekadar kompetisi, melainkan sarana membangun kebersamaan dan gaya hidup sehat.
Pembukaan acara dilakukan oleh Kepala BPSDM Perhubungan, Dr. Djarot Tri Wardhono, S.T., M.T., bersama Direktur PIP Semarang, Dr. Ir. Mafrisal, M.T., M.Mar.E..
Kehadiran pimpinan dan perwakilan instansi terkait menegaskan dukungan terhadap peran PIP Semarang sebagai institusi pendidikan pelayaran yang konsisten mencetak sumber daya manusia maritim berkualitas.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan, dilaksanakan pula pemotongan tumpeng yang sarat makna.
Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang PIP Semarang yang telah memasuki usia 75 tahun, sekaligus harapan agar institusi terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan sektor maritim nasional.
Di area finis, peserta disuguhi beragam hiburan yang menambah semarak suasana.
Senam zumba massal, penampilan Drum Band Gema Perwira Samodra (GPS) 61 PIP Semarang, hingga hiburan musik dari Soulgroove Band sukses menciptakan atmosfer penuh energi.
Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize yang menarik perhatian peserta.
Melalui Run Wave 2026, PIP Semarang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, menjaga semangat kebersamaan, serta mendorong pola hidup sehat di lingkungan pendidikan maritim.
Perayaan Dies Natalis ke-75 ini menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk melangkah menuju masa depan maritim Indonesia yang lebih maju. (lim)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.