SEMARANG, Kabarjateng.id – Upaya mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat Jawa Tengah (Jateng) terus menggema melalui kolaborasi program 3 juta rumah.
Dalam hal ini Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jateng, Lampri, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Jateng.
Rakerda REI Jateng tahun 2026 dari Wisma Perdamaian itu telah mulai pada Rabu (11/2), dengan mengangkat tema “Sinergi, Sinkronisasi dan Akselerasi Program 3 Juta Rumah”.
Tema kolaborasi program 3 juta rumah ini mencerminkan komitmen antara pemerintah, pengembang, dan pemangku kepentingan.
Dalam hal itu dukungan percepatan pembangunan hunian layak yang ramah biaya bagi masyarakat luas.
Hadir pula pada kegiatan, yakni pengurus komisariat REI se-Jawa Tengah, pelaku usaha sektor properti, serta pihak-pihak dari bidang perumahan dan pertanahan.
Pembukaan acara secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan sektor perumahan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Oleh karena memiliki dampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ia juga mengapresiasi langkah REI yang terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat realisasi program penyediaan hunian.
Kehadiran Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah dalam forum strategis itu, menegaskan komitmen BPN dalam mendukung percepatan pembangunan perumahan.
Khususnya melalui penyediaan kepastian hukum hak atas tanah hunian.
Kepastian administrasi pertanahan juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga iklim investasi.
Serta memberikan rasa aman bagi pengembang dan masyarakat penerima manfaat.
Sementara itu, Ketua DPD REI Jawa Tengah, Harmawan Mardiyanto, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar target capaian pembangunan perumahan optimal.
Menurutnya, dukungan pemerintah, utamanya aspek regulasi pertanahan, sangat berperan mempercepat realisasi pembangunan hunian.
Percepatan Pembangunan Perumahan
Rakerda ini menjadi wadah strategis menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, sekaligus merumuskan langkah konkret, mendorong percepatan pembangunan perumahan di Jawa Tengah.
Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan program penyediaan hunian bagi masyarakat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga.







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.