Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 10 Feb 2026 20:49 WIB

Pemkot Semarang Raih Rekor MURI Usai Layani 1.200 Pekerja Lewat Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi


					Pemkot Semarang Raih Rekor MURI Usai Layani 1.200 Pekerja Lewat Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui program pemeriksaan kesehatan terintegrasi berbasis platform Satu Sehat, Pemkot berhasil menjangkau ribuan pekerja dari puluhan perusahaan hanya dalam waktu lima hari dan memperoleh penghargaan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam rangkaian kegiatan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang digelar di Aula Gedung Penunjang RSUP Dr. Kariadi, Selasa (10/2).

Acara penyerahan penghargaan turut disaksikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.

Program pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan hasil kolaborasi RSUP Dr. Kariadi bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang.

Kegiatan berlangsung pada 26–30 Januari 2026 dengan total sasaran sebanyak 1.200 pekerja dari 53 perusahaan di Kota Semarang.

Seluruh data hasil pemeriksaan langsung tercatat dalam sistem Satu Sehat yang terhubung dengan jaringan informasi kesehatan nasional.

Wali Kota Agustina Wilujeng menegaskan, capaian tersebut merupakan buah dari kerja sama lintas sektor yang solid serta respons cepat dari perangkat daerah.

Menurutnya, sinergi antara instansi pemerintah dan fasilitas kesehatan mampu menghadirkan layanan yang cepat sekaligus menjangkau lebih banyak masyarakat pekerja.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis secara luas, sehingga layanan dapat menjangkau berbagai fasilitas kesehatan hingga tingkat daerah.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai upaya pencegahan penyakit sejak dini.

Ia menilai langkah preventif akan lebih efektif dalam menjaga kualitas hidup masyarakat sekaligus menekan beban biaya pengobatan di masa mendatang.

Selain itu, Pemkot Semarang juga menaruh perhatian besar pada tindak lanjut hasil pemeriksaan kesehatan.

Pemerintah memastikan pekerja yang terdeteksi memiliki gangguan kesehatan dapat segera memperoleh penanganan medis sesuai kebutuhan.

Momentum peringatan Bulan K3 menjadi pengingat bahwa kesehatan dan keselamatan kerja harus berjalan beriringan.

Melalui pemeriksaan kesehatan terintegrasi ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini penyakit, menjaga produktivitas tenaga kerja, serta memberikan perlindungan kesehatan jangka panjang.

Ke depan, Pemkot Semarang berharap pencapaian Rekor MURI ini dapat menjadi pemicu semangat bagi dunia usaha untuk semakin aktif mendukung kesehatan pekerja melalui program yang terencana, berkelanjutan, dan berbasis sistem yang terintegrasi. (day)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jembatan Sungai Tuntang Buka Akses Baru bagi Ribuan Warga di Kedungjati

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pemprov Jateng Buka Program Balik Rantau Gratis 2026, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

12 Maret 2026 - 08:48 WIB

Kapolres Kendal Buka Puasa Bersama Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

12 Maret 2026 - 07:38 WIB

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Trending di Daerah