Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Pemkot Semarang Permanenkan Jembatan Persen Gunungpati dari Kayu ke Beton

badge-check


					Pemkot Semarang Permanenkan Jembatan Persen Gunungpati dari Kayu ke Beton Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menuntaskan pembangunan Jembatan Persen yang berada di Jalan Jembatan Kali Kidang, Kecamatan Gunungpati.

Infrastruktur yang sebelumnya hanya berupa jembatan kayu kini telah ditingkatkan menjadi jembatan berstruktur baja dengan lapisan cor beton demi meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

Pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran sebesar Rp4,61 miliar.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa jembatan saat ini telah difungsikan dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun mobil pribadi.

Namun demikian, pembatasan masih diberlakukan bagi kendaraan bertonase berat.

“Untuk sementara, kendaraan berat seperti truk belum diperkenankan melintas. Kebijakan ini diambil agar usia teknis jembatan baja yang baru selesai dibangun dapat terjaga dengan baik,” ujar Suwarto, Rabu (21/1).

Jembatan Persen memiliki peran penting sebagai jalur penghubung alternatif antara kawasan kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Diponegoro (Undip).

Selain pembangunan struktur utama jembatan, proyek ini juga dilengkapi dengan pengaspalan jalan pendekat, pemasangan bronjong, pembangunan dinding penahan tanah sepanjang 58 meter, serta sistem drainase untuk menunjang ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.

Menurut Suwarto, pembangunan tersebut merupakan respons Pemkot Semarang terhadap aspirasi dan laporan masyarakat yang disampaikan melalui kanal pengaduan AWP Lapor Semar maupun media sosial resmi DPU.

“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif menyampaikan laporan kondisi infrastruktur. Masukan tersebut menjadi dasar kami dalam menentukan prioritas pembangunan,” katanya.

Di sisi lain, DPU Kota Semarang juga terus berupaya menjaga kualitas infrastruktur secara menyeluruh dengan menurunkan tim perencana teknis yang rutin melakukan survei lapangan di berbagai wilayah.

Pemantauan difokuskan pada kondisi jalan penghubung antarwilayah agar tetap layak dan aman digunakan.

“Penanganan jalan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, serta jumlah aduan dari masyarakat. Dengan cara ini, perbaikan dapat lebih tepat sasaran,” tutup Suwarto. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Semarak HUT RI ke-81, Rutan Salatiga Fasilitasi Warga Binaan Tunjukkan Bakat Lewat Lomba Karaoke

1 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Bersih demi Tingkatkan Pelayanan

1 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Dinkes Kota Semarang Selidiki Penyebab Dugaan Keracunan MBG di SMKN 6

1 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Ditresnarkoba Polda Jateng Amankan Dua Pengedar Sabu di Colomadu, 23 Paket Siap Edar Disita

1 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Lepas Keberangkatan Panglima TNI Usai Kunjungan Kerja di Jawa Tengah

1 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Santri Ponpes Al-Musthofa Ngeboran Berhasil Menjadi Peserta Terbaik untuk Mengikuti Bootcamp Antikorupsi Nasional SINTESIS KPK RI 2026

1 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Trending di KABAR JATENG