Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 5 Feb 2026 10:20 WIB

Longsor Terjang Kaligawe Ungaran Timur, Polisi dan Warga Bersihkan Material Penutup Jalan


					Longsor Terjang Kaligawe Ungaran Timur, Polisi dan Warga Bersihkan Material Penutup Jalan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Bencana tanah longsor terjang Kaligawe, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang pada Rabu sore, 4 Februari 2026.

Kejadian mengakibatkan penutupan sejumlah akses jalan karena material tanah dan batu dari tebing.

Jajaran Polres Semarang dengan Polsek Ungaran pun gerak cepat melakukan penanganan.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy membenarkan adanya musibah longsor yang bersamaan dari tiga titik wilayah Kaligawe.

Personel kepolisian langsung turun ke lapangan dan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang.

Masyarakat setempat juga melakukan evakuasi dan pembersihan material longsoran.

Kapolsek Ungaran Barat Kompol Sugiyarta menjelaskan, peristiwa longsor mulai muncul rentang waktu pukul 15.00 WIB hingga 16.30 WIB.

Hingga malam hari, personel tetap menjalakan proses penanganan guna memastikan akses jalan dapat kembali normal.

Longsor terjang Kaligawe, Ungaran Timur yang pertama adalah Jalan Raya Kaligawe-Mluweh RT 01 RW 05.

Tebing setinggi tujuh meter dengan panjang sekitar sepuluh meter runtuh dan membawa batu berukuran besar hingga menutup badan jalan.

Titik longsor kedua, dari RT 04 RW 05 tepatnya talud milik warga yakni, Mustar, dengan ketinggian sekitar tujuh meter dan panjang delapan meter.

Sementara itu, longsor ketiga kembali menutup Jalan Raya Kaligawe-Mluweh, dari RT 05 RW 05 akibat runtuhnya tebing setinggi sekitar sepuluh meter dengan panjang sekitar dua belas meter.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor yang terjang Kaligawe, Ungaran ini.

Namun, sempat mengganggu aktivitas masyarakat karena jalur transportasi macet bagi pengguna jalan untuk sementara waktu.

Curah Hujan Tinggi

Dari data hasil pengecekan lapangan, pemicu longsor diduga karena curah hujan tinggi, mengguyur wilayah ini dalam beberapa hari.

Selain itu, minimnya saluran drainase pada talud milik warga turut meningkatkan risiko longsor.

Sebagai langkah penanganan darurat, petugas bersama BPBD dan warga melakukan pembersihan material secara gotong royong.

Selain itu, pemasangan terpal pada bagian tebing yang rawan, guna mengurangi potensi longsor susulan.

Sekitar pukul 20.30 WIB, material yang menutup jalan telah bersih, sehingga akses kembali bisa lancar.

Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap waspada atas kemungkinan bencana susulan, mengingat kondisi cuaca masih hujan dengan intensitas tinggi.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

12 Maret 2026 - 14:51 WIB

Polres Kendal Salurkan 2,62 Ton Zakat Fitrah kepada Warga dan Yayasan Sosial

12 Maret 2026 - 14:33 WIB

TMMD Salatiga Rampung, Jalan dan Talud Gunung Sari Perkuat Akses Warga

12 Maret 2026 - 12:39 WIB

Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial, Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat

12 Maret 2026 - 12:21 WIB

Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama Gelar Asistensi Penyusunan LKPJ 2025

12 Maret 2026 - 12:05 WIB

Tragedi Tongtek di Kayen Pati Berujung Maut, Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan

12 Maret 2026 - 11:49 WIB

Trending di Hukum & Kriminal