SEMARANG, Kabarjateng.id – Kandidat Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang, Abdul Aziz, menyatakan sikap legowo atas hasil pemungutan suara putaran kedua dalam Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kota Semarang.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Pondok Pesantren Al Itqoon Bugen, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Ahad (4/1/2026).
Abdul Aziz mengungkapkan bahwa kekompakan kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) jauh lebih penting dibandingkan dinamika kontestasi dalam pemilihan ketua.
Menurutnya, proses demokrasi yang berlangsung secara tertib dan damai merupakan cerminan kedewasaan berorganisasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat yang telah memberikan dukungan dalam Konfercab ini. Secara pribadi, saya merasa puas karena seluruh tahapan berjalan dengan baik dan penuh kekeluargaan,” ujar Aziz saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2026).
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Arif Rahman yang terpilih sebagai Ketua PC GP Ansor Kota Semarang.
Aziz berharap kepemimpinan baru mampu mengemban amanah serta membawa organisasi semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya ucapkan selamat kepada sahabat Arif Rahman. Semoga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Lebih lanjut, Aziz mengapresiasi seluruh pihak yang turut menjaga suasana Konfercab tetap kondusif, tanpa gesekan maupun konflik yang berpotensi memecah persatuan organisasi.
Ia menilai sikap saling menghormati antar kader menjadi kunci suksesnya pelaksanaan forum tertinggi di tingkat cabang tersebut.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga martabat pribadi dan organisasi, sehingga Konfercab X dapat berjalan aman, tertib, dan jauh dari hal-hal yang merugikan Ansor,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aziz juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pemaparan visi-misi, debat kandidat, maupun interaksi selama satu periode sebelumnya terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
Menurutnya, soliditas dan komitmen berjuang bersama merupakan fondasi utama dalam membesarkan organisasi.
Perbedaan pilihan dalam forum konferensi dinilainya sebagai bagian dari ijtihad politik yang harus disikapi secara dewasa.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar. Keteguhan dalam berijtihad justru menunjukkan kecintaan terhadap Ansor, Banser, dan para ulama. Ini adalah bentuk khidmah yang nilainya sangat besar,” tegasnya.
Terkait adanya peralihan dua suara pada putaran kedua pemungutan suara, Aziz memilih untuk tidak mempermasalahkannya.
Ia menegaskan bahwa Konfercab telah selesai dan seluruh kader diharapkan kembali bersatu dalam satu barisan.
Sebagaimana diketahui, Konfercab X GP Ansor Kota Semarang awalnya diikuti tiga bakal calon ketua.
Namun, berdasarkan hasil verifikasi dan rekomendasi, hanya dua kandidat yang ditetapkan maju ke tahap pemilihan.
Pada putaran pertama, kedua kandidat memperoleh jumlah suara yang sama. Hingga akhirnya, pada pemungutan suara kedua, Arif Rahman unggul dengan perolehan 32 suara, sementara Abdul Aziz memperoleh 28 suara.
Menutup sidang pleno pemilihan, Ketua Presidium Ahmad Afendi mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu dan bersama-sama memperkuat GP Ansor Kota Semarang agar menjadi organisasi yang lebih solid dan progresif ke depan. (arh)
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.