SEMARANG, Kabarjateng.id – Pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PW GP Ansor Jawa Tengah membuka kantor baru di Gedung KWU UNNES Lantai 1, Jalan Taman Siswa, Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (26/02/2026).
Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah Mochammad Shidqon Prabowo, Sekretaris PW Ansor Jateng Husein Ahmadi, Kasatkorwil Banser Komandan M Azil Maskur, serta Ketua LBH Muhtar Hadi Wibowo bersama jajaran pengurus memimpin langsung prosesi peresmian.
Kehadiran kantor ini menandai keseriusan pengurus dalam membangun sistem bantuan hukum yang terorganisir, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Ketua LBH PW GP Ansor Jawa Tengah, Muhtar Hadi Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya membentuk dan mengoperasikan LBH untuk memperluas akses keadilan bagi masyarakat kecil.
Ia menilai masih banyak warga menghadapi persoalan hukum tanpa pemahaman yang cukup dan tanpa pendampingan profesional.
“Kami menghadirkan LBH ini untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kami ingin berdiri di barisan terdepan dalam memperjuangkan hak-hak warga. LBH harus menjadi ruang aman untuk mengadu dan mencari solusi hukum,” ujar Muhtar.
Ia memastikan tim advokat dan pengurus menjalankan setiap pendampingan dengan standar profesional yang jelas serta menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab.
Dorong Edukasi dan Advokasi Hukum
Selain mendampingi perkara, pengurus juga akan mengintensifkan edukasi hukum kepada masyarakat.
Mereka berencana menggelar penyuluhan, diskusi publik, serta konsultasi hukum terbuka agar warga semakin memahami hak dan kewajibannya.
Muhtar menekankan bahwa penguatan literasi hukum menjadi langkah strategis untuk mencegah konflik dan meminimalkan potensi pelanggaran hukum di tingkat akar rumput.
Harapan PW GP Ansor Jawa Tengah
Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Mochammad Shidqon Prabowo, menyampaikan dukungan penuh terhadap operasional LBH tersebut.
Ia meminta pengurus memanfaatkan kantor baru sebagai pusat layanan hukum sekaligus pusat advokasi sosial.
“LBH Ansor harus mengambil peran nyata sebagai pelayan umat. Pengurus harus aktif menyerap aspirasi masyarakat dan memberi solusi atas persoalan hukum yang muncul,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengurus tidak memungut biaya dari organisasi dalam menjalankan bantuan hukum.
Sikap itu menunjukkan kemandirian dan komitmen moral pengurus untuk membantu masyarakat secara profesional.
Perkuat Jaringan dan Kualitas Layanan
Melalui kantor baru ini, pengurus LBH PW GP Ansor Jawa Tengah menargetkan peningkatan kualitas layanan, perluasan jaringan advokat, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Mereka ingin memastikan setiap warga, khususnya kalangan kurang mampu, memperoleh pendampingan hukum secara adil, cepat, dan bermartabat. (af)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.