SEMARANG, Kabarjateng.id – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan melalui pembukaan Open Donasi Tahap II.
Penggalangan dana ini ditujukan untuk mendukung pemulihan korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, serta sejumlah wilayah lain yang terdampak.
Ketua PW Lazisnu Jawa Tengah, Muhammad Mahsun, mengatakan bahwa Open Donasi Tahap II mulai dibuka pada awal Februari 2026 dan direncanakan berakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sebelumnya, Open Donasi Tahap I yang ditutup pada 31 Januari 2026 berhasil menghimpun dana sebesar Rp3,2 miliar dari partisipasi masyarakat.
“Dana yang terkumpul pada tahap pertama digunakan untuk membiayai berbagai program pemulihan pascabencana, khususnya pembangunan sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Mahsun di Semarang, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran donasi tahap pertama dibagi ke dalam dua fase. Pada fase awal, dana difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar, seperti jembatan darurat, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta rehabilitasi meunasah.
Seluruh pembangunan tersebut telah rampung dan diresmikan oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, pada Senin (2/2/2026).
Saat ini, relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah masih bertugas di wilayah Aceh Tengah, tepatnya di Kabupaten Bener Meriah.
Sebanyak 23 relawan yang berasal dari berbagai lembaga dan badan otonom NU Jateng bahu-membahu bersama warga setempat membangun fasilitas umum secara gotong royong.
“Dalam waktu relatif singkat, relawan bersama masyarakat berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan darurat, MCK, dan meunasah di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo,” tambahnya.
Menjelang bulan suci Ramadan, Lazisnu Jateng juga akan mengalokasikan sisa dana Open Donasi Tahap I untuk program bantuan non-infrastruktur, seperti sanitasi lingkungan, jambanisasi sederhana, layanan pengobatan ringan, trauma healing, pendidikan, serta kegiatan dakwah.
Sementara itu, Ketua NU Peduli Kemanusiaan PWNU Jawa Tengah, Muhammad Pudji Wibowo, menuturkan bahwa seluruh aksi kemanusiaan tersebut dirancang dengan pendekatan Community Organizer (CO).
Pendekatan ini menempatkan masyarakat terdampak sebagai subjek utama dalam proses pemulihan.
“Relawan tidak hanya bekerja di lapangan, tetapi berperan sebagai pendamping dan fasilitator yang menggerakkan potensi lokal agar pemulihan dapat berjalan berkelanjutan,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang ingin mendukung program kemanusiaan ini, donasi dapat disalurkan melalui rekening BSI 2000770003 atau BCA 7830777355 atas nama Lazisnu Jawa Tengah. (arh)
Editor: Mualim






