Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 27 Des 2025 15:21 WIB

KAI Wisata Tunda Pelaksanaan Festival Lawang Sewu x Jakcloth, Jadwal Baru Akan Segera Diumumkan


					KAI Wisata Tunda Pelaksanaan Festival Lawang Sewu x Jakcloth, Jadwal Baru Akan Segera Diumumkan Perbesar

JAKARTA, Kabarjateng.id – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) secara resmi mengumumkan perubahan jadwal penyelenggaraan Festival Lawang Sewu x Jakcloth yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 30 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di kawasan Lawang Sewu, Kota Semarang.

Keputusan ini disampaikan kepada publik dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bentuk tanggung jawab serta upaya memastikan pelaksanaan acara nantinya dapat berjalan lebih optimal dan aman.

VP Corporate Secretary KAI Wisata, Otnial Eko Pamiarso, menyampaikan bahwa penjadwalan ulang ini merupakan keputusan yang diambil melalui banyak pertimbangan internal maupun eksternal.

Berbagai kendala teknis dan operasional yang dinilai berada di luar kendali penyelenggara menjadi faktor penting sehingga acara harus ditunda.

“KAI Wisata bersama mitra penyelenggara Jakcloth memutuskan penjadwalan ulang setelah menimbang sejumlah aspek secara matang. Keputusan ini bukanlah langkah mudah, namun kami mengambilnya demi kelancaran acara serta kenyamanan dan keselamatan pengunjung,” ujar Otnial.

Ia menegaskan bahwa KAI Wisata memahami tingginya antusiasme masyarakat terhadap festival yang menggabungkan wisata, musik, serta bazar fashion tersebut.

Namun, menurutnya, penundaan menjadi pilihan terbaik agar acara dapat digelar dengan konsep yang lebih matang, melibatkan lebih banyak kolaborasi, dan memberikan pengalaman lebih baik, baik bagi pengunjung, tenant, maupun seluruh pihak yang berpartisipasi.

Untuk jadwal pelaksanaan yang baru, Otnial menjelaskan bahwa pengumuman akan disampaikan setelah seluruh persiapan dan koordinasi lintas pihak dinyatakan siap.

Sementara itu, proses pengembalian tiket (refund) bagi pengunjung akan diinformasikan melalui kanal resmi penyelenggara dan mitra ticketing secara terpisah.

“Kami memastikan seluruh informasi lanjutan, baik terkait jadwal baru maupun mekanisme refund, akan disampaikan secara bertahap dan transparan. Kami ingin masyarakat tetap mendapatkan kepastian, kemudahan, dan kenyamanan dalam mengikuti proses ini,” tambahnya.

Otnial juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan kekecewaan yang mungkin dirasakan oleh masyarakat dan mitra terkait.

Pihaknya menegaskan bahwa dukungan publik menjadi motivasi besar untuk menghadirkan Festival Lawang Sewu x Jakcloth dengan kualitas lebih baik pada pelaksanaan berikutnya.

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah serta komitmen terhadap keselamatan dan ketertiban umum, penundaan ini disebut telah diputuskan melalui koordinasi yang mengikuti aturan yang berlaku.

KAI Wisata menegaskan bahwa pemilihan waktu penyelenggaraan baru akan dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan teknis secara menyeluruh.

Untuk informasi lebih lanjut terkait program, acara, dan layanan KAI Wisata, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Kereta Api Pariwisata atau mengikuti akun media sosial @kawisata di Instagram, Facebook, Tiktok, YouTube, dan Twitter. Layanan kontak bisnis juga dapat dihubungi melalui WhatsApp di +62 811-1220-7227 atau email info@kawisata.id. (day)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Trending di KABAR JATENG