SEMARANG, Kabarjateng.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang hingga saat ini masih menutup jalur hulu dan hilir pada petak jalan antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi.
Penutupan dilakukan menyusul genangan air yang menutup lintasan rel di KM 88+6/7 sehingga belum aman untuk dilalui perjalanan kereta api.
Langkah penutupan jalur tersebut diambil sebagai upaya pengamanan dengan mengedepankan keselamatan perjalanan kereta api serta perlindungan bagi para pelanggan.
Hingga kondisi memungkinkan, perjalanan KA di lintas tersebut belum dapat dioperasikan secara normal.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan penanganan secara intensif di lapangan.
Upaya tersebut meliputi pemantauan prasarana, pengaturan operasional perjalanan kereta api, hingga pelayanan kepada pelanggan yang terdampak.
“Petugas prasarana kami melakukan pemantauan berkala terhadap ketinggian genangan air di lokasi. Evaluasi kondisi lapangan dilakukan secara terus-menerus untuk menentukan langkah operasional selanjutnya,” jelas Luqman, Sabtu pagi.
Sebagai bagian dari mitigasi gangguan operasional, KAI Daop 4 juga menyiagakan lokomotif khusus jenis BB 304.
Lokomotif ini memiliki kemampuan teknis yang lebih baik untuk kondisi lintasan dengan genangan air dan digunakan untuk menarik rangkaian KA dari arah timur ke barat pada kondisi tertentu.
Selain itu, KAI Daop 4 Semarang menerapkan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute sejumlah perjalanan kereta api.
Beberapa KA harus berjalan memutar melalui lintas Tegal–Prupuk–Kroya–Solo Balapan–Gundih–Gambringan, serta rute Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solo Balapan–Kroya–Cilacap.
Adapun per pukul 05.30 WIB, KA yang dialihkan rutenya antara lain KA Anjasmoro, Jayabaya, Harina, dan Kamandaka dengan lintas sesuai pengaturan operasional yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, kondisi jalur yang belum memungkinkan juga mengharuskan KAI Daop 4 melakukan pembatalan beberapa perjalanan KA, di antaranya KA Kaligung dan KA Merbabu untuk sejumlah relasi. Pembatalan ini dilakukan demi menjaga keselamatan perjalanan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi, baik akibat keterlambatan, perjalanan memutar, maupun pembatalan KA. KAI juga memberikan service recovery sesuai ketentuan bagi pelanggan yang terdampak,” tegas Luqman.
KAI Daop 4 Semarang memastikan informasi terbaru terkait penanganan genangan dan operasional perjalanan kereta api akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.
Keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan operasional yang diambil. (day)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.