SEMARANG, Kabarjateng.id – PT KAI Daop 4 Semarang memastikan bahwa jalur hulu pada petak Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7, kembali dapat dilewati perjalanan kereta api.
Pengoperasian terbatas ini mulai diberlakukan pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 15.00 WIB dengan kecepatan maksimal 10 kilometer per jam.
Kereta api pertama yang melintasi jalur tersebut secara aman dan terkendali adalah KA 187 Joglosemarkerto.
Keberhasilan perjalanan ini menandai tahap awal pemulihan operasional setelah sebelumnya lintasan terdampak genangan air.
Pembukaan kembali jalur hulu dilakukan usai air yang menggenangi lokasi berangsur surut.
Selain itu, petugas prasarana KAI telah melakukan serangkaian pemeriksaan teknis untuk memastikan kondisi rel, bantalan, serta struktur pendukung lainnya berada dalam keadaan aman meskipun masih memerlukan pembatasan kecepatan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa pengoperasian jalur dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api.
Menurutnya, setiap tahapan pembukaan lintasan harus melalui evaluasi menyeluruh sebelum dapat digunakan kembali.
“Setelah dilakukan pengecekan intensif, jalur hulu dinyatakan layak dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas. Pada tahap ini, perjalanan kereta sudah tidak lagi menggunakan lokomotif khusus seperti sebelumnya,” ujar Luqman.
Meski demikian, KAI Daop 4 Semarang masih menempatkan petugas prasarana di sekitar lokasi untuk melakukan pemantauan lanjutan.
Pengawasan ini dilakukan guna memastikan stabilitas jalur tetap terjaga serta meminimalkan potensi gangguan selama masa transisi menuju pengoperasian normal.
“Kami terus menyiagakan petugas di lapangan untuk memantau kondisi prasarana. Langkah ini penting agar jalur tetap aman digunakan sekaligus mempersiapkan proses normalisasi selanjutnya,” tambahnya.
KAI Daop 4 Semarang menegaskan akan melakukan evaluasi berkala sebelum seluruh jalur di petak Pekalongan–Sragi dapat kembali dioperasikan secara penuh.
Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan atas kesabaran dan pengertiannya selama proses penanganan berlangsung, sembari menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama. (day)






