SEMARANG | kabarjateng.id – Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin mengapresiasi pendampingan yang dilakukan mahasiswa Unika Soegijapranata Semarang kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, program tersebut terbukti mampu meningkatkan kapasitas usaha hingga mendorong lonjakan permintaan pasar.
Apresiasi itu disampaikan Iswar saat membuka Expo, Talkshow, dan Workshop KKU/KKS/KKN Tematik SCU di Kampus 1 Unika Soegijapranata, Selasa (30/6). Kegiatan tersebut menjadi ajang menampilkan hasil pendampingan terhadap 104 UMKM, 27 PKK tingkat RT, serta empat SMA di Kota Semarang yang dilakukan oleh 810 mahasiswa selama dua bulan.
Dalam sambutannya, Iswar mengungkapkan sejumlah UMKM binaan bahkan sempat kewalahan memenuhi pesanan setelah memperoleh pendampingan dari mahasiswa. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas produk dan strategi pemasaran yang diterapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha.
“Ini adalah sebuah peluang yang sangat besar bahwa ternyata permintaan masyarakat dari hasil karya nyata anak-anak mahasiswa membuat mereka kewalahan menerima order dari konsumen,” ujar Iswar.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi perguruan tinggi dengan pemerintah daerah mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Karena itu, pendampingan ke depan diharapkan tidak hanya berfokus pada pemasaran, tetapi juga peningkatan kapasitas produksi agar UMKM mampu memenuhi tingginya permintaan pasar.
Iswar juga mengaitkan program pengabdian masyarakat tersebut dengan strategi Pemerintah Kota Semarang dalam membangun kawasan aglomerasi. Ia mendorong SCU memperluas pelaksanaan KKN hingga ke desa-desa di sekitar Kota Semarang guna memperkuat ekonomi kawasan penyangga.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi terjadinya urban sprawl atau pertumbuhan kawasan pinggiran yang berlangsung cepat tanpa perencanaan yang baik.
“Kami mengkhawatirkan terjadinya urban sprawl, pertumbuhan yang tiba-tiba dan tidak terencana di kawasan pinggiran. Untuk itu desa-desa sekitar Kota Semarang juga perlu diberdayakan agar ekonominya turut terjaga,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi di wilayah penyangga akan membantu mengurangi tekanan urbanisasi ke pusat Kota Semarang sekaligus menciptakan pemerataan kesejahteraan di kawasan aglomerasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Soegijapranata Catholic University Setiawan Aji Nugroho dan Kepala LPPM Trihoni Nalesti Dewi. Sebanyak 136 stan pameran menampilkan hasil pendampingan UMKM, PKK, dan SMA binaan mahasiswa.
Iswar menilai konsistensi SCU dalam menghadirkan pengabdian masyarakat menjadi contoh nyata peran perguruan tinggi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi dan pembangunan daerah.(day)






