KAB SEMARANG, Kabarjateng.id — Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Perwakilan Pusat (Perwapus) Jawa Tengah menggelar halalbihalal yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi pelaksanaan pengesahan tahun 2026.
Panitia menyelenggarakan kegiatan halalbihalal tersebut di Padepokan SH Terate Cabang Kabupaten Semarang pada Jumat malam (17/04/2026) sebagai ajang mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi usai Idulfitri 1447 Hijriah.
Panitia menghadirkan pengurus cabang, dewan cabang, serta perwakilan Dewan Pusat dari Madiun.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Acara diawali doa bersama dan dilanjutkan penguatan ikrar Setia Hati sebagai komitmen menjaga nilai luhur organisasi.
Tekankan Peran Menjaga Kondusivitas
Ketua Perwapus SH Terate Jawa Tengah, Kangmas Purn Pol AKBP Sapto Yuhanis, SH., MH, menegaskan bahwa seluruh anggota harus menjaga stabilitas dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“SH Terate harus hadir sebagai penyejuk di tengah masyarakat, bukan menjadi sumber persoalan,” tegasnya.
Ia mendorong seluruh jajaran cabang di Jawa Tengah untuk aktif menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat peran organisasi sebagai penguat harmoni sosial.
Dorong Sinergi dengan Aparat
Perwakilan Dewan Pusat SH Terate, Kangmas Andreas Eka Sakti Yudiawan, SE, menekankan pentingnya membangun komunikasi dengan aparat penegak hukum dan unsur Forkopimda.
“Jalin komunikasi dengan Kapolres, Dandim, dan Forkopimda. Jika muncul persoalan, selesaikan melalui koordinasi yang baik dan kepala dingin. Jaga nama baik organisasi,” ujarnya.
Perkuat Pemahaman Hukum Organisasi
Dalam kesempatan tersebut, tim LHA SH Terate Pusat Madiun yang dipimpin KRAT Tanggung Priyangga, SH., MH, memaparkan materi terkait aspek hukum organisasi.
Tim tersebut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap AD/ART serta kesadaran hukum dalam setiap aktivitas anggota.
Perkuat Soliditas Jelang Agenda Besar
Ketua Cabang SH Terate Kabupaten Semarang, Kangmas Sulistiono, SH., menyebut kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat soliditas seluruh elemen organisasi di Jawa Tengah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kekompakan seluruh jajaran. Ke depan ada agenda penting seperti UKT, pemusatan latihan, hingga pengesahan yang membutuhkan kesiapan dan kebersamaan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa secara organisasi, SH Terate masih berpegang pada legalitas hak merek kelas 41 sebagai dasar pengembangan ajaran.
Sekitar 200 peserta dari 35 cabang se-Jawa Tengah mengikuti kegiatan ini hingga selesai.
Para peserta menutup acara dengan yel-yel sebagai bentuk komitmen menjaga persaudaraan, persatuan, serta stabilitas organisasi.
Melalui momentum ini, SH Terate tidak hanya membina pencak silat, tetapi juga berperan aktif menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat di Jawa Tengah. (ar)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.