Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 18 Des 2025 21:13 WIB

Bimtek KDMP Digelar, Pemkab Semarang Siapkan Koperasi Desa yang Mandiri dan Berdaya Saing


					Bimtek KDMP Digelar, Pemkab Semarang Siapkan Koperasi Desa yang Mandiri dan Berdaya Saing Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Semarang terus memperkuat peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai motor penggerak ekonomi perdesaan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan KDMP bagi kepala desa, perangkat desa, dan pengurus koperasi se-Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Griya Persada, Bandungan, Rabu (17/12/2025) malam itu dibuka langsung oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H. Bimtek ini difokuskan pada penguatan pemahaman manajemen koperasi agar pengelolaan KDMP dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.

Bupati Ngesti Nugraha dalam arahannya menyampaikan bahwa KDMP merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional yang harus disiapkan secara matang hingga tingkat desa.

Menurutnya, keberhasilan koperasi desa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

“Koperasi Desa Merah Putih harus dikelola dengan manajemen yang baik. Pengurus dan pengawas perlu memiliki pemahaman yang sama agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa,” ujar Ngesti.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran KDMP tidak boleh menimbulkan dampak negatif bagi pelaku usaha kecil yang sudah ada.

Sebaliknya, koperasi harus mampu menjadi wadah kolaborasi yang memberi nilai tambah bagi pedagang lokal dan masyarakat sekitar.

“KDMP bukan untuk menyaingi warung atau usaha kecil warga. Justru harus menjadi mitra yang memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Ketua Hamong ProJo Kabupaten Semarang, Samsudin, S.H., menjelaskan bahwa bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa, dan Kementerian Keuangan.

Materi yang diberikan mencakup regulasi, tata kelola, hingga strategi operasional KDMP.

Menurut Samsudin, bimtek ini juga menjadi ajang pembahasan kesiapan koperasi desa dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong perputaran ekonomi di desa apabila melibatkan koperasi secara aktif.

“Kami ingin memastikan KDMP siap berperan, baik dalam pengelolaan usaha maupun mendukung program-program pemerintah pusat,” kata Samsudin yang juga menjabat Kepala Desa Sendang.

Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan masyarakat dapat terjalin kuat sehingga KDMP mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

Bimtek ini diikuti oleh seluruh kepala desa di Kabupaten Semarang, perangkat desa yang menangani urusan koperasi, serta para ketua KDMP dari berbagai wilayah, sebagai bagian dari komitmen bersama membangun ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polda Jateng Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Pekalongan, Satu Pelaku Ditangkap

18 April 2026 - 17:37 WIB

Gagal Salip dari Kiri, Pelajar 17 Tahun Asal Boyolali Meninggal dalam Kecelakaan di Tengaran

18 April 2026 - 17:25 WIB

JQHNU Jateng Tetap Bergerak Meski Kongres PBNU Batal

18 April 2026 - 17:03 WIB

Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh

18 April 2026 - 16:48 WIB

KPK Gandeng Pemkab Pati Perkuat Sistem, Tekan Celah Korupsi dari Hulu ke Hilir

18 April 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ajak Kadin Bergerak Tekan Kemiskinan Ekstrem

18 April 2026 - 09:10 WIB

Trending di KABAR JATENG