SEMARANG, Kabarjateng.id – Momentum Ramadan menjadi manfaat pengelola Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk menghadirkan pelayanan dengan nuansa religi bagi para penumpang.
Melalui sejumlah program sosial dan hiburan Islami, suasana bandara kini lebih hangat selama bulan suci.
Pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia, membagikan sedikitnya 3.000 paket takjil kepada penumpang dan pengunjung.
Petugas menyalurkan takjil dari area keberangkatan dan kedatangan menjelang waktu buka puasa.
Ribuan Takjil Dibagikan Menjelang Berbuka
Program pembagian takjil ini menyasar penumpang yang tengah melakukan perjalanan maupun yang menunggu jadwal penerbangan.
Banyak pengguna jasa menyambut positif langkah tersebut karena membantu mereka berbuka puasa tepat waktu meski berada di bandara.
Live Music Islami Semarakkan Suasana
Selain berbagi takjil, manajemen menghadirkan pertunjukan musik Islami di area Exhibition Hall.
Para pengisi acara membawakan lagu-lagu religi yang menambah kekhidmatan Ramadan sekaligus menghibur penumpang yang menunggu penerbangan.
Fasilitas Ibadah Dipastikan Bersih dan Nyaman
Di sisi fasilitas, pengelola memastikan Masjid Baitussalam dan musala di area bandara tetap terjaga kebersihan serta kenyamanannya.
Petugas rutin membersihkan area ibadah dan menyiapkan perlengkapan salat agar penumpang dapat beribadah dengan khusyuk.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan bahwa Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memperkuat pelayanan sekaligus berbagi dengan masyarakat.
“Ramadan memberi ruang bagi kami untuk menghadirkan suasana yang lebih hangat di bandara. Kami ingin pengguna jasa tetap merasa nyaman, baik saat bepergian maupun saat menjalankan ibadah,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, pengelola Bandara Jenderal Ahmad Yani menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna selama bulan penuh berkah.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.