SEMARANG | Kabarjateng.id – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan seni dan kreativitas masyarakat.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan dana pengembangan kepada Institut Musik Jalanan (IMJ) Kota Semarang dalam program InJourney Airports Community Upskilling for Aviation, Selasa (30/6).
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas IMJ, baik dalam pembinaan anggota, peningkatan kualitas penampilan, maupun pengembangan berbagai aktivitas kreatif yang berkelanjutan.
Menurutnya, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberdayakan komunitas seni sekaligus memperkuat keberadaan budaya lokal di lingkungan bandara.
Dukungan terhadap pelaku seni dinilai penting agar ruang-ruang publik, termasuk bandara, dapat menjadi wadah apresiasi bagi talenta daerah.
Sulistyo menjelaskan, selama ini para musisi yang tergabung dalam IMJ rutin menghibur pengguna jasa melalui pertunjukan musik di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Kehadiran mereka dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih nyaman dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi para penumpang.
Selain menghadirkan hiburan, kolaborasi tersebut juga menjadi bentuk sinergi berkelanjutan antara pengelola bandara dengan komunitas seni lokal sehingga hubungan yang telah terjalin dapat terus berkembang secara positif.
Sementara itu, Ketua IMJ Jawa Tengah, Jamaludin, mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pihak Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Ia menyebut bantuan tersebut akan digunakan untuk melengkapi kebutuhan peralatan audio recording yang nantinya dimanfaatkan dalam proses pembinaan anggota sekaligus mendukung produktivitas para musisi dalam menghasilkan karya-karya baru. (liem)






