Menu

Mode Gelap
 

Kabar Pekalongan · 11 Feb 2026 09:12 WIB

Pemprov Jateng Intensifkan Penanganan Banjir Pekalongan, Pompa Air Diturunkan dan Bantuan Logistik Disalurkan


					Pemprov Jateng Intensifkan Penanganan Banjir Pekalongan, Pompa Air Diturunkan dan Bantuan Logistik Disalurkan Perbesar

PEKALONGAN, Kabarjateng.idPemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat upaya penanganan banjir yang melanda wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Berbagai langkah darurat dilakukan, mulai dari pengerahan belasan unit pompa air hingga penyaluran bantuan logistik bernilai ratusan juta rupiah bagi warga terdampak.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat dan bekerja secara terpadu dalam menangani kondisi darurat banjir di Pekalongan.

Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para pengungsi yang terdampak langsung oleh banjir.

Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar penanganan banjir Pekalongan berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu mengurangi dampak bencana secara maksimal.

Pemerintah provinsi bersama pemerintah daerah serta unsur terkait terus memperkuat kolaborasi, baik dalam distribusi bantuan maupun pemulihan kondisi di lapangan.

Pemprov Jateng juga memastikan dukungan logistik, kebutuhan dasar, serta langkah-langkah mitigasi terus diberikan.

Pemerintah berkomitmen hadir di tengah masyarakat hingga situasi kembali normal dan aktivitas warga dapat pulih sepenuhnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catur Penanggungan, menjelaskan bahwa bantuan awal telah disalurkan sejak 7 Januari 2026.

Untuk Kota Pekalongan diberikan bantuan senilai Rp169.731.854, sementara Kabupaten Pekalongan menerima Rp182.236.270. Total bantuan tahap awal mencapai sekitar Rp359 juta.

Selanjutnya, dukungan tambahan kembali disalurkan melalui Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas Ketahanan Pangan setempat dengan nilai lebih dari Rp187 juta.

Selain itu, Korpri Provinsi Jawa Tengah juga memberikan bantuan sebesar Rp25 juta untuk membantu warga terdampak.

Di sisi teknis, pemerintah menurunkan 12 unit pompa air guna mempercepat surutnya genangan.

Delapan unit berasal dari DPUPR Provinsi Jawa Tengah, sedangkan empat unit lainnya merupakan bantuan dari sejumlah daerah seperti Demak, Kota Semarang, Surakarta, dan Pemalang.

Upaya penanganan darurat lainnya dilakukan dengan peninggian tanggul menggunakan sandbag yang melibatkan Pemprov Jateng, DPUPR, Pusdataru, serta dukungan TNI dan Polri.

Langkah ini diharapkan dapat menahan limpasan air dan mengurangi risiko banjir susulan.

Bergas menambahkan, lamanya banjir surut dipengaruhi tingginya curah hujan serta meluapnya Sungai Sengkarang dan Sungai Meduri.

Kondisi geografis wilayah yang berupa cekungan juga memperparah genangan air di sejumlah titik.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur menyebutkan bahwa sejak awal kejadian, pihaknya telah menyalurkan bantuan logistik untuk kebutuhan dasar para korban.

Bantuan tersebut mencakup bahan makanan, perlengkapan evakuasi, selimut, serta kebutuhan keluarga lainnya.

Pemerintah berharap berbagai upaya yang dilakukan dapat mempercepat penanganan banjir dan memastikan para pengungsi tetap mendapatkan layanan yang layak selama masa darurat.

Selain itu, dapur umum dan lokasi pengungsian terus diupayakan agar tetap aman serta nyaman bagi masyarakat terdampak. (di)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Bagikan Al-Qur’an ke Rutan Jepara, MPC Pemuda Pancasila Perkuat Pembinaan Keagamaan

13 Maret 2026 - 15:43 WIB

Personel Brimob Perkuat Pelayanan Operasi Ketupat Candi 2026 di Wilayah Polres Tegal

13 Maret 2026 - 15:03 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Buka Posko Angkutan Udara Lebaran 2026

13 Maret 2026 - 12:45 WIB

510 Personel Polres Semarang Siap Amankan Operasi Ketupat Candi 2026

13 Maret 2026 - 08:38 WIB

Amankan Mudik Lebaran, Polres Demak Turunkan 350 Personel

13 Maret 2026 - 07:44 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

13 Maret 2026 - 07:30 WIB

Trending di KABAR JATENG