PATI, Kabarjateng.id – Upaya tawuran antar kelompok remaja berhasil digagalkan jajaran Polsek Tlogowungu setelah dua pemuda kedapatan menyimpan empat bilah senjata tajam di sebuah rumah di Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu.
Pengamanan dilakukan pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, menyusul laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas penyimpanan sajam di wilayah tersebut.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, menjelaskan bahwa laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan umum.
Petugas Unit Reskrim kemudian melakukan penyelidikan dan menuju lokasi yang dilaporkan.
Saat pemeriksaan di rumah tersebut, polisi mendapati dua remaja berinisial ABS (17) dan IMA (15).
Di dalam kamar, petugas menemukan empat senjata tajam jenis corbek dan celurit dengan berbagai ukuran, salah satunya mencapai panjang sekitar dua meter.
“Keduanya tidak bisa mengelak ketika barang bukti ditemukan di tempat mereka,” ujar AKP Mujahid.
Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa ABS merupakan anggota kelompok gangster All Star Pati, sementara IMA tergabung dalam kelompok West Boy.
Keduanya juga mengakui bahwa senjata tajam itu disiapkan untuk tawuran yang rencananya digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025.
“Potensi konfliknya besar, sehingga perlu dicegah sebelum terjadi,” tambah Kapolsek.
Selain dua remaja yang sudah diamankan, polisi juga mengidentifikasi satu remaja lain berinisial W (17), warga Tlogowungu, yang diduga ikut terlibat. Petugas kini memburu remaja tersebut.
“Identitasnya sudah kami kantongi dan kami lakukan pengejaran,” tegas AKP Mujahid.
Ia menambahkan, Polsek Tlogowungu berkomitmen menekan aksi kriminalitas yang melibatkan remaja, terutama aktivitas gangster yang meresahkan masyarakat.
Upaya cepat yang dilakukan jajarannya menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya tawuran besar di wilayah tersebut.
“Kami tidak memberi ruang bagi aksi yang dapat mengganggu keamanan warga,” tegasnya.
Seluruh barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Tlogowungu. Sementara itu, ABS dan IMA masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga menghadirkan orang tua masing-masing remaja untuk memberikan pendampingan dan klarifikasi tambahan.
Di akhir keterangannya, AKP Mujahid memastikan bahwa pihaknya akan menuntaskan penanganan kasus ini serta terus meningkatkan patroli dan pengawasan.
“Kami hadir untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga Tlogowungu,” pungkasnya. (ks)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.