Menu

Mode Gelap
 

Kabar Kudus

BLT DBHCHT Mulai Disalurkan, 85 Ribu Buruh Tembakau di Jateng Terima Bantuan Rp600 Ribu

badge-check


					BLT DBHCHT Mulai Disalurkan, 85 Ribu Buruh Tembakau di Jateng Terima Bantuan Rp600 Ribu Perbesar

KUDUS | Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja di sektor pertembakauan.

Program tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga daya beli para buruh.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada lima pekerja PT Djarum Brak Karangbener, Kabupaten Kudus, Senin (29/6/2026).

Usai penyerahan, ia juga meninjau langsung proses distribusi bantuan guna memastikan penyalurannya berjalan lancar dan tepat sasaran.

Luthfi menjelaskan, tahun ini BLT DBHCHT dialokasikan kepada sekitar 85 ribu penerima yang tersebar di 33 kabupaten dan kota di Jawa Tengah dengan total anggaran mencapai Rp51 miliar.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp600 ribu yang mencakup alokasi bulan Mei dan Juni 2026.

Penyaluran bantuan dilaksanakan mulai 23 Juni hingga 8 Juli 2026 melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Hingga 29 Juni 2026, bantuan telah diterima oleh 48.313 pekerja atau sekitar 56,84 persen dari target, dengan nilai penyaluran mencapai Rp28,9 miliar.

Kabupaten Kudus menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbesar, yakni 26.565 orang dengan total bantuan sekitar Rp15,9 miliar.

Dari jumlah tersebut, 5.069 penerima merupakan pekerja PT Djarum.

Menurut Luthfi, bantuan ini diprioritaskan bagi buruh yang terlibat langsung dalam industri hasil tembakau, mulai dari buruh pabrik rokok hingga buruh tani tembakau dan cengkeh.

Ia menilai sektor tersebut merupakan industri padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja, terutama perempuan.

Pemerintah, lanjutnya, ingin memastikan para pekerja memperoleh dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga maupun keperluan pendidikan anak.

Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertembakauan.

Secara keseluruhan, program BLT DBHCHT 2026 menjangkau 85 ribu penerima di 136 kecamatan dan 663 desa maupun kelurahan di Jawa Tengah.

Sementara itu, Kota Tegal dan Kabupaten Pekalongan tidak memperoleh alokasi dari pemerintah provinsi karena kebutuhan penerima di kedua daerah tersebut telah dipenuhi melalui anggaran pemerintah daerah masing-masing.

Salah seorang penerima, Wiwin Winarni, pekerja PT Djarum yang telah enam tahun bekerja sebagai buruh pabrik rokok, mengaku bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Senada dengan itu, Siti Zulaikah, pekerja bagian pengepakan PT Djarum asal Kabupaten Pati, mengatakan dana bantuan akan digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah bagi kedua anaknya menjelang tahun ajaran baru.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu meringankan pengeluaran keluarga. (agh)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Rayakan Maulid Nabi, Mahasiswa KKN Ajak Generasi Muda Berprestasi Lewat Festival Pendidikan dan Keagamaan

30 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Hari Kedua GBF 2026 Dipadati Ribuan Pengunjung, Wahana Hiburan dan Produk Lokal Jadi Magnet

30 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Dieng Culture Festival 2026 Hadirkan Harmoni Tradisi, Seni dan Pariwisata

30 Agustus 2026 - 08:42 WIB

PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun Sampaikan Aspirasi, Kapolres Sragen Minta Maaf dan Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas

30 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Ruwatan dan Bersih Desa Pruwatan Meriah, Wayang Kulit “Semar Semoro” Tutup Pentas Seni Budaya

29 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Wakapolres Demak Berganti, Kapolres Minta Pejabat Baru Perkuat Koordinasi dan Integritas

29 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Trending di Daerah