Menu

Mode Gelap
 

Kabar Kendal · 25 Jan 2026 17:41 WIB

Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Santriwati Kendal Akui Tahfidz Al-Qur’an di Jateng Kian Diperhatikan


					Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Santriwati Kendal Akui Tahfidz Al-Qur’an di Jateng Kian Diperhatikan Perbesar

KENDAL, Kabarjateng.id – Raut bahagia tampak jelas di wajah Wafiq Salma, santriwati Pondok Pesantren Manba’ul Hikmah Kaliwungu, Kendal, saat mengikuti Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur’an, Minggu (25/1/2026).

Perjuangannya dalam menghafal Al-Qur’an akhirnya mendapat apresiasi langsung melalui program Bisyarah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Wafiq yang juga tercatat sebagai mahasiswi Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) menjadi salah satu penerima Bisyarah, yakni bentuk penghargaan dari Pemprov Jateng bagi para penghafal Al-Qur’an.

Program ini dinilai sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap para santri dan hafiz Al-Qur’an.

Menurut Wafiq, bantuan tersebut bukan sekadar bernilai materi, melainkan menjadi simbol pengakuan atas ketekunan dan keistiqomahan para santri dalam menjaga ayat-ayat suci Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, sekarang tahfidz Al-Qur’an di Jawa Tengah benar-benar mendapatkan apresiasi,” ujarnya penuh rasa syukur.

Ia menuturkan, Bisyarah yang diterimanya akan dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat.

Wafiq juga berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan agar semakin banyak santri yang termotivasi untuk menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Ke depan, semoga bantuan seperti ini bisa terus berlanjut sebagai penyemangat bagi para penghafal Al-Qur’an,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pesantren saat ini terus meningkat, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Jangan pernah berhenti menghafalkan Al-Qur’an. Dengan terus membaca dan mendawamkan Al-Qur’an, insyaallah Jawa Tengah dan Indonesia akan menjadi lebih baik,” pesan Gus Yasin kepada para santri, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Selain memberikan motivasi spiritual, Gus Yasin juga menekankan peran strategis pesantren di tengah masyarakat.

Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat melalui keteladanan para santri.

“Santri tidak cukup hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga harus mampu memberikan contoh dalam membangun kesejahteraan di lingkungan pesantren dan masyarakat Jawa Tengah,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Yasin sekaligus meresmikan Gedung SMA Manba’ul Hikmah.

Peresmian ini menjadi bagian dari dukungan Pemprov Jateng terhadap penguatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan pendidikan umum.

Kehadiran Wakil Gubernur yang dekat dengan dunia pesantren itu semakin menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul, dan mampu bersaing di era modern. (dkp)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Trending di KABAR JATENG