KENDAL, Kabarjateng.id – Pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 melalui Operasi Lilin Candi di wilayah Kabupaten Kendal berlangsung aman dan terkendali.
Satuan Lalu Lintas Polres Kendal mencatat tidak ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama masa operasi tersebut.
Berdasarkan data kepolisian, selama Operasi Lilin Candi tercatat sebanyak 16 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kendal.
Dari jumlah tersebut, satu orang mengalami luka berat dan 19 orang lainnya mengalami luka ringan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda Heru Andriantoro, menjelaskan bahwa nihilnya korban jiwa menjadi indikator keberhasilan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama periode libur panjang Nataru.
“Selama Operasi Lilin Candi, tidak ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Korban luka berat satu orang dan luka ringan sebanyak 19 orang,” ungkapnya, Minggu (11/1/2026).
Operasi Lilin Candi 2025–2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan arus lalu lintas, Polres Kendal menyiagakan sembilan pos pengamanan di sejumlah lokasi strategis.
Pos pengamanan tersebut terdiri dari dua pos di rest area jalan tol, tiga pos di exit tol, satu pos terpadu di kawasan Alun-alun Kendal, serta empat pos pengamanan di gereja-gereja yang digunakan untuk perayaan Natal.
Ipda Heru menambahkan, sepanjang pelaksanaan operasi tidak ditemukan kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kondisi tersebut mencerminkan situasi Kabupaten Kendal yang tetap kondusif selama libur Nataru.
“Tidak ada kejadian menonjol selama operasi berlangsung. Situasi aman dan kondusif ini juga ditunjukkan dengan nihilnya korban meninggal dunia,” tegasnya.
Jika dibandingkan dengan Operasi Lilin Candi tahun sebelumnya, angka kecelakaan lalu lintas di Kendal mengalami penurunan.
Pada tahun 2024, tercatat 17 kejadian kecelakaan dengan empat korban meninggal dunia serta 16 korban luka ringan dan kerugian materiil sekitar Rp8,2 juta.
Sementara pada Operasi Lilin Candi 2025–2026, jumlah kecelakaan turun menjadi 16 kejadian tanpa korban jiwa, dengan satu korban luka berat, 19 korban luka ringan, serta kerugian materiil mencapai Rp12,7 juta.
Polres Kendal pun mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, serta menjaga stamina dan konsentrasi saat berkendara, khususnya di momen libur panjang. (ra)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.