Menu

Mode Gelap
 

Kabar Kendal · 31 Des 2025 15:46 WIB

Menko Pangan dan Dirut BULOG Sidak Pasar Kendal, Pastikan Harga Pangan di Jawa Tengah Stabil


					Menko Pangan dan Dirut BULOG Sidak Pasar Kendal, Pastikan Harga Pangan di Jawa Tengah Stabil Perbesar

KENDAL, Kabarjateng.id – Menutup tahun 2025, Perum BULOG bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil harga kebutuhan pokok masyarakat.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam peninjauan harga di Pasar Kendal serta beberapa titik distribusi bahan pangan strategis di wilayah Jawa Tengah.

Langkah tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mengontrol harga agar tetap sesuai ketentuan, terutama jelang momentum libur Natal dan Tahun Baru yang sering diwarnai fluktuasi harga sembilan bahan pokok (sembako).

Melalui interaksi langsung dengan pedagang dan pembeli, kondisi harga di pasar terpantau stabil dan pasokan tersedia dalam jumlah cukup.

Dalam tinjauan tersebut, beras menjadi komoditas yang paling mendapat sorotan. Hasil pengecekan menunjukkan harga beras di Kendal masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, sejumlah komoditas pangan lainnya juga berada pada kisaran harga yang dinilai aman.

Harga cabai misalnya, berada di sekitar Rp 35.000 per kilogram. Telur ayam dijual antara Rp 28.000 – Rp 29.000 per kilogram, dan ayam potong berkisar Rp 37.000 – Rp 38.000 per kilogram.

Untuk bawang, harga terpantau sekitar Rp 30.000 per kilogram, sementara daging sapi berada pada angka Rp 125.000 – Rp 130.000 per kilogram.

“Harga pangan di Kendal cukup stabil dan stok yang tersedia juga banyak. Bahkan beberapa komoditas lebih murah dibanding daerah lain yang sebelumnya saya cek,” ungkap Zulkifli Hasan.

Dirut Perum BULOG juga menegaskan bahwa langkah monitoring ini merupakan wujud konsistensi pemerintah dalam menjamin ketahanan pangan, terutama bagi masyarakat Jawa Tengah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap bahan pangan pokok.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di pasar bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk kerja nyata menghadapi tantangan pangan di tingkat daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami memastikan kebijakan stabilisasi harga benar-benar berjalan. Masyarakat berhak mendapatkan pangan yang terjangkau, terutama saat permintaan meningkat menjelang pergantian tahun,” tutur Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani.

Dari pasar, rombongan kemudian meninjau Gudang BULOG Tambak Aji untuk mengecek langsung jumlah stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Berdasarkan data terbaru, stok beras yang dikelola BULOG untuk wilayah Jawa Tengah mencapai sekitar 241 ribu ton. Jumlah tersebut cukup untuk menjaga suplai hingga memasuki awal 2026, termasuk untuk program stabilisasi pasar jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga.

Pemerintah memastikan pengendalian harga pangan tidak hanya berhenti di tahap pengecekan, namun juga diperkuat melalui kolaborasi antarinstansi dalam distribusi, intervensi pasar, dan pengawasan berkelanjutan.

Harapannya, masyarakat dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan rasa aman, tanpa kekhawatiran akan mahalnya harga beras, minyak, telur, ataupun bahan pokok lainnya.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Trending di KABAR JATENG