KARANGANYAR, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menghentikan sementara kegiatan pendakian Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, selama bulan Ramadan.
Kebijakan ini sebagai langkah pembenahan jalur sekaligus evaluasi menyeluruh untuk standar keselamatan pengunjung.
Penutupan juga menjadi bagian upaya perbaikan fasilitas dan tata kelola jalur pendakian setelah adanya insiden pendaki hilang beberapa waktu lalu.
Pemerintah menilai setiap kejadian harus menjadi bahan pembelajaran agar pengelolaan kawasan wisata alam semakin aman.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pengelolaan kawasan pendakian.
Menurutnya, perbaikan jalur, penambahan rambu penunjuk arah, hingga penguatan prosedur keamanan perlu segera berjalan agar mengurangi risiko kecelakaan
Ia menjelaskan, selama proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif berbagai titik.
Aktivitas ini berdampak pada kondisi vegetasi sekitar jalur, sehingga kawasan memerlukan waktu pemulihan.
Karena itu, pemerintah daerah bersama pihak pengelola mempertimbangkan penghentian sementara aktivitas pendakian, utamanya selama bulan puasa.
Langkah ini penting untuk memberi kesempatan pemulihan lingkungan sekaligus melakukan penataan ulang jalur agar lebih aman.
Selain faktor lingkungan, tingginya antusiasme masyarakat mengunjungi Bukit Mongkrang juga menjadi perhatian.
Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang datang dari kalangan usia muda.
Kondisi ini, menurut Sumarno, harus dengan pertimbangan dan kesiapan sarana keselamatan serta pengawasan yang memadai.
Selama masa penutupan bulan Ramadan, Pemprov Jawa Tengah akan berkoordinasi dengan pengelola kawasan guna melakukan evaluasi menyeluruh.
Harapannya, saat jalur pendakian kembali dibuka, pengunjung dapat menikmati wisata alam dengan rasa aman, nyaman, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan. (ar)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.