Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jepara

Hasil Imbang, Laga Panas Persijap Jepara Vs Persis Solo Berakhir Ricuh

badge-check


					Hasil Imbang, Laga Panas Persijap Jepara Vs Persis Solo Berakhir Ricuh Perbesar

JEPARA, Kabarjateng.id – Derby Jawa Tengah antara Persijap Jepara dan Persis Solo memanas!. Kedua tim bermain imbang, membuat persaingan di zona degradasi semakin ketat.

Persijap Jepara dan Persis Solo sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Kamis malam (5/3/2026).

Pekan ke-24 Liga Indonesia musim 2025/2026 itu tidak hanya menyisakan skor 0-0, tetapi juga memicu kericuhan antar suporter di dalam hingga luar stadion.

Sejak peluit awal wasit bunyikan, kedua tim tampil agresif dan saling menekan.

Persijap yang main di hadapan pendukungnya mencoba menguasai jalannya pertandingan, sementara Persis Solo beberapa kali melancarkan serangan balik cepat.

Meski sejumlah peluang di kedua kubu, tak satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol hingga laga usai.

Persijap bahkan harus menuntaskan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah salah satu pemainnya menerima kartu merah pada menit ke-78.

Keputusan itu semakin memanaskan tensi pertandingan yang sejak awal memang keras.

Hasil imbang ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Tambahan poin itu belum cukup mengangkat posisi keduanya yang masih berjuang keluar dari papan bawah klasemen.

Tribun Memanas Sejak Babak Kedua

Ketegangan mulai terasa di tribun penonton memasuki babak kedua.

Sesuai informasi di lokasi, keributan muncul dari lemparan benda dari luar tribun ke arah penonton di dalam stadion.

Insiden itu kemudian merambat dari tribun timur ke tribun utara dan barat.

Sejumlah suporter terlihat saling melempar benda di area tribun, sehingga suasana pertandingan yang semula sengit berubah menjadi tegang.

Ketegangan juga dipicu beberapa keputusan wasit yang dianggap kontroversial oleh sebagian penonton.

Sekitar menit ke-50, salah satu pemain Persijap sempat menerima kartu merah akibat pelanggaran keras.

Namun setelah ada pengecekan melalui sistem Video Assistant Referee atau VAR, wasit membatalkan kartu karena dalam penilaian bukan masuk pelanggaran berat.

Situasi kembali memuncak pada rentang menit 70 hingga 80 ketika pemain Persijap akhirnya benar-benar menerima kartu merah.

Kondisi itu membuat tim tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain hingga peluit akhir dibunyikan.

Dugaan Provokasi dan Perusakan Fasilitas Stadion

Usai insiden kartu merah tersebut, suasana tribun semakin memanas.

Sejumlah oknum suporter tim tamu diduga melakukan tindakan provokatif seperti menyalakan petasan dan melontarkan makian ke arah tribun lain.

Beberapa laporan dari penonton menyebutkan adanya ledakan petasan yang mengarah ke tribun suporter Persijap. Insiden itu semakin memicu emosi penonton yang berada di dalam stadion.

Selain itu, sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi perusakan fasilitas stadion.

Beberapa kursi tribun dilaporkan rusak cukup parah akibat ulah oknum suporter yang terlibat kericuhan.

Aparat keamanan yang berjaga di stadion segera turun tangan untuk meredam situasi.

Petugas memisahkan kelompok suporter dan berupaya mengendalikan massa agar kericuhan tidak semakin meluas.

Derby Jawa Tengah yang semestinya menjadi pesta sepak bola bagi masyarakat akhirnya menyisakan catatan kelam.

Selain skor imbang tanpa gol, laga panas ini juga meninggalkan kerusakan fasilitas stadion serta luka emosional bagi suporter kedua tim. (Aries P)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

15 Ribu Ayam Gratis Dibagikan di Kendal, Peternak Sampaikan Lima Aspirasi kepada Pemerintah

10 Agustus 2026 - 22:49 WIB

E-Sports Kapolri Cup 2026 Resmi Berakhir, Kapolri Dorong Gen Z Jadi Duta Kamtibmas Siber

10 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Kejurkab Bulutangkis Purbalingga 2026 Berakhir Meriah, Karsono Bidik Lahirnya Atlet Nasional

10 Agustus 2026 - 21:18 WIB

HUT Ke-3 Suluhnusantara.news, Momentum Refleksi dan Kepedulian dengan Santuni 30 Anak Yatim

10 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Pompa Tenaga Surya Mulai Digunakan Petani Jateng, Biaya Pengairan Lebih Hemat

10 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Cegah Tawuran dan Bullying, Polisi Edukasi Pelajar SMK Muhammadiyah 4 Boyolali

10 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Trending di Daerah