Menu

Mode Gelap
 

Kabar Grobogan · 25 Jan 2026 08:18 WIB

Cegah Risiko Banjir Wagub Taj Yasin Ajak Warga Jateng Perbanyak Lubang Biopori


					Cegah Risiko Banjir Wagub Taj Yasin Ajak Warga Jateng Perbanyak Lubang Biopori Perbesar

GROBOGAN, Kabarjateng.id – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengimbau masyarakat untuk lebih peduli cegah risiko banjir dengan memperbanyak pembuatan lubang biopori.

Langkah ini efektif sebagai salah satu upaya pencegahan banjir, ketika meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa waktu.

Menurut Gus Yasin, sapaan akrabnya, sejumlah wilayah Jawa Tengah telah mengalami banjir akibat curah hujan tinggi.

Wagub pun meminta masyarakat cegah risiko banjir dengan meningkatkan kewaspadaan dan peran aktif mengurangi potensi bencana.

“Beberapa hari ini banjir menimpa sejumlah daerah, seperti Pemalang dan Brebes. Kami harap masyarakat Jawa Tengah waspada dan ikut kontribusi jaga lingkungan,” ujar Gus Yasin usai menghadiri Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran ke-7 Pondok Pesantren Mazaya, Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, Sabtu (24/1/2026).

Gus Yasin juga menekankan pentingnya pembuatan sumur biopori lingkungan permukiman warga.

Selain relatif mudah dan murah, biopori memiliki fungsi sebagai media resapan air hujan sehingga dapat mengurangi genangan dan limpasan air ke sungai.

Ia juga mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk menerapkan konsep serupa, khususnya sepanjang jalan lingkungan.

Gus Yasin menyarankan agar pembuatan lubang biopori dapat secara berkala dengan jarak sekitar 20 hingga 40 meter.

“Jalan desa tidak hanya perlu perbaikan, tetapi juga ada sistem resapan air. Dengan begitu, air hujan langsung meresap dan tidak ada genangan saat musim penghujan,” tuturnya, mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin mengajak para santri dan masyarakat untuk mendoakan Jawa Tengah dan Indonesia agar meminimalisir musibah ini.

Sebagai bentuk apresiasi, Wagub turut menyerahkan tali asih atau bisyaroh kepada dua santri penghafal Al-Qur’an 30 juz, yakni Romzatul Khamidah dan Ullynia Kharisma Zayana.

Ullynia bersyukur atas perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada para penghafal Al-Qur’an.

Menurutnya, dukungan itu menjadi motivasi bagi para santri untuk terus mengukir prestasi.

“Alhamdulillah, bisa menyelesaikan hafalan 30 juz dan merasa bangga mendapat apresiasi dari pemerintah. Ini menjadi penyemangat kami,” ungkap Ullynia. (rs)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Perkuat Sinergi, Polres Jepara Gandeng Komunitas Trail ATC Desa Bondo Jaga Kamtibmas

26 April 2026 - 11:07 WIB

Sekda Jateng Soroti Peran Olahraga bagi Veteran: Bangun Kebersamaan hingga Jaga Kesehatan

26 April 2026 - 10:02 WIB

Aksi Debt Collector di Semarang Bikin Heboh, Laporan Palsu Damkar Berujung Sanksi Unik

26 April 2026 - 09:41 WIB

Polres Jepara Rombak Struktur, Pejabat Utama dan Kapolsek Berganti

26 April 2026 - 09:27 WIB

Polda Jateng Bongkar Upaya Penyelundupan Sabu ke Lapas Kedungpane, Mertua dan Menantu Jadi Kurir

26 April 2026 - 09:03 WIB

Spektakuler..! Turnamen Sepak Bola Berhadiah Rp 50 Juta, Wurja Cup 2026 Siap Bergulir di Kalijurang Tonjong

26 April 2026 - 05:34 WIB

Trending di Daerah