Menu

Mode Gelap
 

Kabar Demak

Monyet Liar Serang Bayi di Sayung, Kapolres Tinjau Korban dan Siapkan Penanganan

badge-check


					Monyet Liar Serang Bayi di Sayung, Kapolres Tinjau Korban dan Siapkan Penanganan Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Seekor monyet liar meneror warga Dukuh Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Hewan tersebut menyerang seorang bayi berusia empat bulan hingga mengalami luka serius di bagian kepala, Senin (2/2).

Korban bernama Areta Arghina Permatasari. Monyet liar menggigit korban saat bayi itu tidur di dalam kamar rumahnya, sementara sang ibu memasak di dapur.

Warga yang melihat kejadian langsung berteriak, namun monyet sempat melukai korban sebelum melarikan diri.

Kapolres Demak, Arrizal Samelino Gandasaputra, menjelaskan kronologi insiden saat meninjau kondisi korban.

Ia menyebut bayi tersebut tidur pulas ketika monyet tiba-tiba masuk ke rumah dan menyerang.

“Anak sedang tidur, ibunya memasak di dapur. Saat warga melihat monyet, mereka langsung berteriak, tetapi hewan itu sudah lebih dulu menyerang korban,” jelasnya.

Serangan tersebut menyebabkan luka robek di kepala korban. Tim medis segera membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani operasi.

Saat ini, kondisi korban berangsur membaik dan masih menjalani perawatan intensif.

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres bersama jajaran Polres Demak mendatangi rumah korban setelah kembali dari rumah sakit.

Mereka memberikan dukungan moril, bantuan materil, serta pendampingan psikologis bagi keluarga untuk membantu proses pemulihan trauma.

“Kami hadir untuk memastikan keluarga korban mendapatkan dukungan dan pendampingan. Kami berharap korban segera pulih,” ujarnya.

Petugas Buru Monyet Liar

Petugas bersama warga terus berupaya menangkap monyet tersebut.

Tim sempat memancing hewan itu keluar menggunakan pisang, namun monyet kembali kabur ke kawasan hutan mangrove di sekitar Desa Bedono.

Kapolres menjelaskan, monyet itu sebelumnya merupakan hewan peliharaan warga yang lepas dan kemudian hidup liar di hutan mangrove.

Dalam beberapa waktu terakhir, hewan tersebut sering memasuki permukiman dan meresahkan masyarakat.

Untuk mencegah serangan susulan, kepolisian menyiapkan langkah pelumpuhan menggunakan senapan peluru karet apabila hewan kembali muncul di area permukiman.

Selain itu, Kapolres mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, mengawasi anak-anak secara ketat, serta memastikan pintu dan jendela rumah tetap tertutup.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika kembali melihat monyet tersebut agar petugas dapat bergerak cepat melakukan penanganan. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Terjang Genangan Rob, Kapolres Kendal Salurkan Bantuan untuk Warga yang Bertahan di Tengah Banjir

16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Dampak Tambang Galian C di Desa Delik Tuai Keluhan, DPRD Kabupaten Semarang Turun Tangan

16 Juni 2026 - 08:02 WIB

30 Personel Polres Boyolali Diterjunkan ke Semarang untuk Pengamanan Aksi GERAM JATENG

16 Juni 2026 - 07:19 WIB

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Ahmad Luthfi Kawal Investasi EV Rp15 Triliun, Kendal Bersiap Jadi Pusat Industri Masa Depan

15 Juni 2026 - 21:42 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pergantian Komandan Yonif 400/Banteng Raiders

15 Juni 2026 - 17:04 WIB

Trending di Berita TNI