DEMAK, Kabarjateng.id – Polres Demak mengintensifkan penanganan pasca banjir setelah tanggul Sungai Tuntang jebol pada Jumat (3/4) sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa di Desa Trimulyo dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Guntur itu merusak tiga titik tanggul dan memicu luapan air hingga menggenangi permukiman warga.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan, jajarannya bersama instansi terkait langsung bergerak cepat menangani dampak banjir dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
“Fokus kami mencakup evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, serta percepatan pemulihan lingkungan,” ujar AKBP Samel, Senin (6/4/2026).
Banjir Meluas ke Empat Kecamatan
Banjir meluas ke sembilan desa di empat kecamatan di Kabupaten Demak. Ribuan warga mengungsi ke sejumlah titik aman yang telah pemerintah daerah siapkan.
Di Kecamatan Guntur, banjir melanda Desa Trimulyo, Sidoharjo, Tlogorejo, Turirejo, dan Sumberejo.
Selain itu, genangan juga terjadi di Desa Ploso (Kecamatan Karangtengah), Desa Lempuyang (Kecamatan Wonosalam), serta Desa Solowire dan Sarimulyo (Kecamatan Kebonagung).
AKBP Samel menjelaskan, curah hujan tinggi di wilayah hulu sejak Kamis malam (2/4) meningkatkan debit air Sungai Tuntang secara signifikan.
Kondisi tersebut membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan air hingga akhirnya jebol di beberapa titik.
Evakuasi dan Bantuan Digenjot
Polres Demak mengerahkan Pasukan Siaga Bhayangkara untuk mengevakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Selain itu, petugas mendirikan posko siaga banjir guna memperkuat koordinasi serta mempercepat distribusi bantuan.
Petugas menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan kebutuhan pokok ke lokasi pengungsian.
Polres Demak juga membuka layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak, meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, hingga penanganan awal bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir.
Trauma Healing dan Dapur Umum
Petugas menggelar kegiatan trauma healing di sejumlah titik pengungsian untuk memulihkan kondisi psikologis warga, terutama anak-anak.
Selain itu, dapur umum beroperasi secara berkelanjutan guna memastikan ketersediaan makanan bagi para pengungsi.
Petugas mendistribusikan makanan siap saji ke berbagai lokasi secara rutin.
Pembersihan dan Pengamanan Wilayah
Personel Polres Demak bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan fasilitas umum, saluran air, serta lingkungan permukiman yang terdampak banjir.
Petugas mengatur arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang masih tergenang untuk menjaga kelancaran mobilitas warga dan distribusi bantuan.
Di sisi lain, Polres Demak meningkatkan patroli rutin guna menjaga keamanan dan mencegah potensi tindak kriminalitas, terutama di rumah warga yang ditinggalkan saat mengungsi.
“Kami bersama Forkopimda dan instansi terkait terus mengoptimalkan penanganan hingga kondisi benar-benar pulih, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas AKBP Samel. (liem)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.