Menu

Mode Gelap
 

Kabar Cilacap · 20 Nov 2025 17:27 WIB

Prajurit Kodam IV/Diponegoro Terus Bergerak di Hari ke-7, Tak Kenal Lelah Menolong Korban Longsor Majenang


					Prajurit Kodam IV/Diponegoro Terus Bergerak di Hari ke-7, Tak Kenal Lelah Menolong Korban Longsor Majenang Perbesar

CILACAP, Kabarjateng.id — Memasuki hari ketujuh pascalongsor yang melanda Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, prajurit Kodam IV/Diponegoro tetap berada di garis depan dalam misi kemanusiaan.

Tanpa mengenal lelah, ratusan personel TNI bersama relawan dan berbagai unsur lainnya terus menyusuri puing, lumpur, serta material longsor untuk mencari para korban yang belum ditemukan.

Bencana yang terjadi pada Kamis, 13 November 2025, meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar.

Ratusan keluarga masih merasakan trauma dan kehilangan akibat tanah longsor besar yang menerjang permukiman.

Di tengah suasana tersebut, prajurit TNI yang tergabung dalam tim pencarian dan pertolongan menunjukkan keteguhan hati dalam menjalankan tugas.

Dengan dukungan alat berat dan perlengkapan darurat, mereka bergantian menyisir titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi tertimbunnya korban.

Hingga Kamis (20/11/2025), tim gabungan berhasil mengevakuasi 23 warga dalam kondisi selamat, serta menemukan 20 korban meninggal dunia.

Sementara itu, tiga warga lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dalam proses pencarian.

Setiap upaya penggalian dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi tanah yang labil dan medan yang cukup berbahaya.

Di lapangan, para prajurit juga memberikan bantuan medis darurat kepada penyintas yang berhasil dievakuasi.

Mereka bergerak cepat, memastikan setiap korban mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Semangat kemanusiaan tampak begitu dominan, mewarnai setiap langkah prajurit dalam menjalankan tugas mulia tersebut.

Melihat kondisi lapangan yang kompleks serta masih adanya korban yang belum ditemukan, pemerintah daerah memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat hingga Sabtu, 22 November 2025.

Perpanjangan ini memberi ruang bagi tim gabungan untuk memaksimalkan pencarian meski menghadapi cuaca tidak menentu dan kondisi tanah yang terus bergerak.

Di tengah rasa kehilangan yang melanda masyarakat, kehadiran para prajurit Diponegoro menjadi sumber kekuatan bagi keluarga korban.

Kata-kata penguatan yang mereka sampaikan, disertai kerja nyata tanpa henti, memberikan harapan bagi warga yang masih menunggu kabar orang tercinta.

Ketulusan dan kegigihan mereka menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya berdiri sebagai penjaga pertahanan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam tugas kemanusiaan dan pelayanan kepada rakyat. (ajp)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Trending di KABAR JATENG