Menu

Mode Gelap
 

Kabar Cilacap

Prajurit Kodam IV/Diponegoro Terus Bergerak di Hari ke-7, Tak Kenal Lelah Menolong Korban Longsor Majenang

badge-check


					Prajurit Kodam IV/Diponegoro Terus Bergerak di Hari ke-7, Tak Kenal Lelah Menolong Korban Longsor Majenang Perbesar

CILACAP, Kabarjateng.id — Memasuki hari ketujuh pascalongsor yang melanda Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, prajurit Kodam IV/Diponegoro tetap berada di garis depan dalam misi kemanusiaan.

Tanpa mengenal lelah, ratusan personel TNI bersama relawan dan berbagai unsur lainnya terus menyusuri puing, lumpur, serta material longsor untuk mencari para korban yang belum ditemukan.

Bencana yang terjadi pada Kamis, 13 November 2025, meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar.

Ratusan keluarga masih merasakan trauma dan kehilangan akibat tanah longsor besar yang menerjang permukiman.

Di tengah suasana tersebut, prajurit TNI yang tergabung dalam tim pencarian dan pertolongan menunjukkan keteguhan hati dalam menjalankan tugas.

Dengan dukungan alat berat dan perlengkapan darurat, mereka bergantian menyisir titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi tertimbunnya korban.

Hingga Kamis (20/11/2025), tim gabungan berhasil mengevakuasi 23 warga dalam kondisi selamat, serta menemukan 20 korban meninggal dunia.

Sementara itu, tiga warga lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dalam proses pencarian.

Setiap upaya penggalian dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi tanah yang labil dan medan yang cukup berbahaya.

Di lapangan, para prajurit juga memberikan bantuan medis darurat kepada penyintas yang berhasil dievakuasi.

Mereka bergerak cepat, memastikan setiap korban mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Semangat kemanusiaan tampak begitu dominan, mewarnai setiap langkah prajurit dalam menjalankan tugas mulia tersebut.

Melihat kondisi lapangan yang kompleks serta masih adanya korban yang belum ditemukan, pemerintah daerah memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat hingga Sabtu, 22 November 2025.

Perpanjangan ini memberi ruang bagi tim gabungan untuk memaksimalkan pencarian meski menghadapi cuaca tidak menentu dan kondisi tanah yang terus bergerak.

Di tengah rasa kehilangan yang melanda masyarakat, kehadiran para prajurit Diponegoro menjadi sumber kekuatan bagi keluarga korban.

Kata-kata penguatan yang mereka sampaikan, disertai kerja nyata tanpa henti, memberikan harapan bagi warga yang masih menunggu kabar orang tercinta.

Ketulusan dan kegigihan mereka menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya berdiri sebagai penjaga pertahanan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam tugas kemanusiaan dan pelayanan kepada rakyat. (ajp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jateng Raih Peringkat Tiga Layanan Investasi Nasional, Ahmad Luthfi Dorong Strategi Jemput Bola

17 September 2026 - 13:08 WIB

Mural di Benteng Ambarawa Jadi Media Edukasi Lalu Lintas, 10 Seniman Ikut Berkolaborasi

17 September 2026 - 13:00 WIB

Unwahas Rancang Alat Peraga Sirkumsisi, Tekan Ketergantungan Produk Impor

17 September 2026 - 12:40 WIB

Berawal dari Teguran, Keributan Rombongan Punk di Tengaran Berakhir Damai

17 September 2026 - 09:05 WIB

Soroti Penghentian KKMP Sampangan, Dr. Edi Pranoto: Koperasi KDMP Harus Kembali ke Kedaulatan Anggota, Bukan Etalase Korporasi

16 September 2026 - 19:19 WIB

Hari Ozon Sedunia, Bandara Ahmad Yani Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan

16 September 2026 - 18:12 WIB

Trending di KABAR JATENG