BREBES | Kabarjateng.id – Ratusan warga memadati Balai Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, untuk mengikuti Program Dokter Spesialis Keliling (SPELING) yang digelar pada Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Pelaksanaan SPELING di Desa Langkap merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Langkap, RSU Siti Asiyah Bumiayu, dan Puskesmas Bumiayu.
Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah dijangkau, dan merata bagi seluruh masyarakat.
Layanan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan menghadirkan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan secara cuma-cuma oleh dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, serta dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn).
Selain pemeriksaan, masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya deteksi dini untuk mencegah risiko penyakit yang lebih serius.
Sejak pagi, antusiasme warga terlihat tinggi. Masyarakat dari berbagai kelompok usia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan pelayanan dokter spesialis tanpa harus mengeluarkan biaya maupun menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit.
Kehadiran program ini dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan spesialis.
Direktur RSU Siti Asiyah Bumiayu, dr. Anisa Paramitha, M.M., mengatakan kegiatan di Desa Langkap menargetkan sekitar 100 peserta.
Menurutnya, SPELING merupakan implementasi program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah berjalan sejak 2025 sebagai upaya memperluas pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa.
Sebelum dilaksanakan di Desa Langkap, kegiatan serupa telah digelar di sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, di antaranya Desa Bangbayang, Banjarsari, dan Bantarkawung.
Respons masyarakat di berbagai lokasi tersebut dinilai sangat positif karena pelayanan dokter spesialis dapat diakses lebih dekat dengan tempat tinggal warga.
“Melalui program ini, kami berupaya mendekatkan akses pelayanan dokter spesialis kepada masyarakat dengan menggandeng pemerintah desa dan puskesmas,” jelas dr. Anisa.
Harapannya, masyarakat semakin mudah memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis sehingga kesadaran untuk melakukan deteksi dini penyakit terus meningkat.
Ia menambahkan, kolaborasi antara RSU Siti Asiyah Bumiayu, Puskesmas Bumiayu, dan Pemerintah Desa Langkap merupakan bentuk sinergi nyata dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Selain itu, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kepala Desa Langkap, Mustolih, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, RSU Siti Asiyah Bumiayu, dan Puskesmas Bumiayu atas terselenggaranya Program SPELING di desanya.
Mustolih menegaskan, layanan tersebut memberikan manfaat besar karena masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan oleh dokter spesialis secara gratis tanpa harus bepergian jauh maupun mengeluarkan biaya tambahan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, RSU Siti Asiyah Bumiayu, dan Puskesmas Bumiayu atas terselenggaranya Program SPELING di Desa Langkap,” ungkapnya.
Lebih lanjut Mustolih mengatakan, kegiatan ini sangat membantu masyarakat karena pelayanan kesehatan spesialis kini dapat diakses lebih mudah dan tanpa biaya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, rumah sakit, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga Program SPELING maupun layanan serupa dapat berkelanjutan.
Menurutnya, pemerataan pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar agar seluruh masyarakat, termasuk di pedesaan, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Semoga dedikasi dan pengabdian yang diberikan menjadi amal ibadah serta membawa manfaat bagi kesehatan masyarakat. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan,” tutupnya.
Program SPELING menjadi salah satu inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mempercepat pemerataan akses layanan dokter spesialis hingga tingkat desa.
Melalui kolaborasi pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah desa, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperkuat budaya deteksi dini penyakit, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (wb)






