BREBES, Kabarjateng.id – Pengurus RW 02 Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menggelar halalbihalal sekaligus membubarkan Panitia Semarak Kampung Ramadan serta Panitia Pawai Obor dan Takbir Keliling.
Pengurus menggelar kegiatan di Komplek Candisari RW 02 pada Sabtu, 4 April 2026, dengan suasana hangat, penuh kebersamaan, dan kekeluargaan.
Para pengurus RW 02, ketua RT 01 hingga RT 06, tokoh masyarakat, tokoh agama, warga, serta tamu undangan hadir dalam kegiatan tersebut.
Momentum ini mempererat hubungan sosial usai Ramadan dan Idulfitri.
Apresiasi untuk Panitia dan Warga
Ketua RW 02 Desa Jatisawit, Rinto Triyono, ST, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan Ramadan.
Ia menjelaskan, panitia menggelar berbagai kegiatan, seperti Semarak Kampung Ramadan, tabur benih ikan, lomba mancing, pawai obor, dan takbir keliling.
Kegiatan tersebut menghadirkan nilai religius, sosial, budaya, dan ekonomi.
“Melalui tabur benih ikan, kami mendorong masyarakat menjaga kebersihan sungai agar tetap jernih dan lestari,” ujarnya.
Dorong Pelestarian Lingkungan dan Budaya
Panitia juga menghadirkan pertunjukan seni tradisional calung untuk melestarikan budaya lokal, khususnya bagi generasi muda.
Rinto menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai religius dan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat.
Penguatan Ekonomi Melalui UMKM
Rinto menambahkan, panitia melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam lomba mancing sehingga kegiatan ini mampu meningkatkan perekonomian warga.
Panitia memusatkan kegiatan di kawasan Guyangan Kebo di RT 06 yang dikenal sebagai destinasi wisata sore warga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap Guyangan Kebo tetap eksis dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Pawai Obor dan Takbir Perkuat Kebersamaan
Warga turut memeriahkan kegiatan melalui pawai obor dan takbir keliling.
Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat religius.
Kegiatan tersebut juga menumbuhkan rasa cinta kampung halaman, terutama bagi warga yang merantau.
Pembubaran Panitia Jadi Momentum Kebersamaan
Rinto menegaskan bahwa pembubaran panitia bukan akhir dari kebersamaan, melainkan momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial berikutnya.
“Kami berharap kebersamaan ini tetap terjaga dan semakin solid,” tegasnya.
Wawan B yang mewakili tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus RW dan RT atas dedikasi mereka.
Ia mengajak warga menjadikan halalbihalal sebagai titik awal untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat persaudaraan.
Pesan Tausiyah tentang Silaturahmi
Ustadz Hata Tahuri menekankan pentingnya halalbihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.
“Halalbihalal mengajarkan kita untuk memperbaiki hubungan dan memperkuat ukhuwah. Dengan menjaga silaturahmi, Allah melapangkan rezeki dan memanjangkan umur,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa silaturahmi menjadi kunci terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.
Kegiatan berlangsung meriah dengan nuansa kekeluargaan.
Warga saling bersalaman dan bermaafan sebagai wujud nyata mempererat silaturahmi.
Melalui kegiatan ini, masyarakat RW 02 Desa Jatisawit berharap hubungan sosial semakin harmonis dan semangat gotong royong terus tumbuh di masa mendatang. (wb)






