Menu

Mode Gelap
 

Kabar Boyolali · 26 Mar 2026 17:44 WIB

Wagub Jateng Tinjau Masjid Bersejarah yang Terbakar di Boyolali, Salurkan Bantuan dan Siapkan Rehabilitasi


					Wagub Jateng Tinjau Masjid Bersejarah yang Terbakar di Boyolali, Salurkan Bantuan dan Siapkan Rehabilitasi Perbesar

BOYOLALI, Kabarjateng.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, turun langsung meninjau Masjid Jami’ Jalaluddin Masrosyid di Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, yang hangus terbakar beberapa waktu lalu.

Ia menilai masjid di Boyolali tersebut memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat setempat.

Pada Kamis siang, 26 Maret 2026, pria yang akrab disapa Gus Yasin itu datang bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin.

Keduanya bertemu warga sekaligus menyalurkan bantuan untuk meringankan beban masyarakat pascakebakaran.

Kebakaran Hebat Luluhlantakkan Bangunan Utama

Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis dini hari, 19 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.

Dugaan awal menyebut korsleting listrik memicu api hingga dengan cepat melalap bangunan utama yang sebagian besar berbahan kayu.

Saat ini, hanya area tempat wudhu berbahan tembok yang masih berdiri.

Warga setempat kini memanfaatkan tenda darurat di halaman masjid sebagai lokasi sementara untuk beribadah.

Mereka tetap menjalankan aktivitas keagamaan agar berjalan normal meski fasilitas terbatas.

Madrasah Ikut Terdampak

Kebakaran juga merusak Madrasah Diniyah Raudhatul Ihsan yang berada di belakang masjid. Kerusakan pada bagian atap mengganggu kegiatan belajar mengajar para santri.

Kepala Desa Kendel, Kusmanto Hadikusumo Wijoyodiningrat, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran langsung Wakil Gubernur di wilayahnya.

Ia menilai kunjungan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat di daerah terpencil.

“Kami sangat bersyukur atas kehadiran beliau. Ini menjadi bukti kepedulian pemerintah kepada warga di pelosok,” ujarnya.

Bantuan dan Rencana Pembangunan Ulang

Dalam kunjungan tersebut, Taj Yasin tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menawarkan langkah nyata untuk pemulihan.

Ia langsung menghubungi rekan kontraktor guna membantu perbaikan atap madrasah yang membutuhkan dana sekitar Rp36 juta.

Pemerintah desa kini menyusun proposal pembangunan ulang masjid.

Rencana ke depan, masjid akan berdiri secara permanen dengan struktur beton dan desain dua lantai, dengan estimasi anggaran mencapai Rp3,7 miliar.

“Beliau siap membantu secara maksimal agar masjid bisa berdiri kembali,” kata Kusmanto.

Warga Kesulitan Memadamkan Api

Takmir masjid, Muhammad Toha, menjelaskan api muncul secara tiba-tiba saat warga masih beristirahat.

Keterbatasan peralatan serta jarak yang jauh dari akses pemadam membuat warga tidak mampu mengendalikan api hingga kobaran semakin besar.

Kepala Madrasah, Sufyani, menyebut kejadian ini sebagai musibah besar, terlebih bangunan madrasah baru saja direnovasi dua tahun lalu.

“Masjid ini sudah berusia lebih dari satu abad dan menggunakan kayu jati, sehingga api cepat merambat,” jelasnya.

Bantuan Tunai dan Sembako

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin menyerahkan bantuan total Rp80 juta.

Rinciannya, Rp30 juta berasal dari Baznas Jawa Tengah dan Rp50 juta dari Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin.

Selain itu, warga terdampak juga menerima puluhan paket sembako.

Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan serta mendukung kembali aktivitas ibadah dan pendidikan di lingkungan masjid dan madrasah. (ar)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kurang Fokus di Jalan, Pemotor Tabrak Truk Hino di Soekarno Hatta Argomulyo Salatiga

16 April 2026 - 10:19 WIB

Viral Truk Overload, Satlantas Polres Semarang Turun Tangan dan Beri Sanksi Tegas

16 April 2026 - 06:48 WIB

Dukung Program Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Perkuat Peran Keluarga

16 April 2026 - 06:27 WIB

Benang Sederhana, Ruang Kreativitas di Tengah Padatnya Profesi

16 April 2026 - 06:13 WIB

Hiace Hantam Truk di Tol Semarang–Solo, Dua Orang Meninggal Dunia

15 April 2026 - 23:54 WIB

Pemkab Demak Resmikan Desa Binaan Imigrasi di Mranggen, Perkuat Edukasi Paspor dan Cegah TPPO

15 April 2026 - 23:42 WIB

Trending di Daerah