BOYOLALI | kabarjateng.id – Suasana kawasan Waduk Cengklik, Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, berlangsung meriah pada Sabtu (8/8/2026).
Sekitar 700 warga dan pengunjung hadir mengikuti Sedekah Waduk dan Kirab Budaya Waduk Cengklik 2026 yang dipusatkan di Plaza Waduk Cengklik.
Kegiatan yang mengangkat tema “Memayu Hayuning Bawana” tersebut digelar Komunitas Peduli Waduk (KPW) Waduk Cengklik bersama Pemerintah Kecamatan Ngemplak.
Selain menjadi ungkapan syukur masyarakat, tradisi tahunan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan budaya lokal serta memperkenalkan potensi wisata Waduk Cengklik.
Peserta terlebih dahulu berkumpul di kawasan wisata perahu yang berada di depan Waduk Cengklik Park (WCP).
Dari lokasi tersebut, mereka kemudian bergerak mengikuti kirab budaya menuju Plaza Waduk Cengklik.
Beragam kesenian dan perlombaan turut menyemarakkan acara. Penampilan tari tradisional, Reog “Singo Yogo” khas Ponorogo dari Surakarta, hingga lomba perahu hias menjadi perhatian warga.
Peserta juga mengikuti lomba busana adat, sementara hiburan musik dangdut dari HR Musik Kemusu, Boyolali, menambah kemeriahan suasana.
Nuansa tradisi semakin terasa dengan pelaksanaan doa dan dzikir gunungan di Plaza Waduk Cengklik.
Prosesi serupa juga dilakukan di Pulau Domplak. Setelah rangkaian doa selesai, masyarakat mengikuti prosesi bedah gunungan dan tumpeng sebagai bagian dari tradisi Sedekah Waduk.
Besarnya jumlah peserta dan pengunjung membuat aspek keamanan menjadi perhatian.
Polres Boyolali melalui Polsek Ngemplak menyiagakan 25 personel gabungan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan.
Pengamanan dipimpin Kapolsek Ngemplak AKP Widarto, S.H. Personel yang terlibat berasal dari Polsek Ngemplak, Koramil 11 Ngemplak, Koramil Sambi, Bhabinpotdirga Lanud Adi Sumarmo, Bhabinkamtibmas, hingga Linmas Desa Ngargorejo.
Petugas disebar di sejumlah lokasi strategis, mulai dari jalur yang dilewati peserta kirab hingga area utama kegiatan.
Pengaturan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra melalui jajaran Polsek Ngemplak menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Pengamanan dilakukan agar peserta dan pengunjung dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan tenang.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., menegaskan dukungan kepolisian terhadap kegiatan budaya yang digelar masyarakat.
Menurutnya, pelestarian tradisi perlu berjalan beriringan dengan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh peserta dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga ketertiban, sehingga kegiatan budaya dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” katanya.
Dengan dukungan masyarakat dan pengamanan dari petugas gabungan, Sedekah Waduk dan Kirab Budaya Waduk Cengklik 2026 berjalan tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam situasi aman, lancar, dan kondusif. (ar)






