BOYOLALI, Kabarjateng.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Rachmat Pambudy, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Boyolali, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan penuh dari aparat gabungan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memperkuat sektor ekonomi daerah, khususnya bidang peternakan dan pengembangan potensi lokal yang menjadi unggulan Kabupaten Boyolali.
Agenda pertama berlangsung di Unit Pendingin Susu KUD Cepogo dan peternakan sapi perah milik warga di Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo.
Di lokasi itu, Menteri Bappenas berdialog langsung dengan para peternak dan pengurus koperasi guna melihat kondisi nyata di lapangan.
Ia juga meninjau fasilitas pendingin susu serta perkembangan produksi susu yang terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
“Produksi susu di wilayah ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding beberapa tahun lalu. Ini menjadi potensi besar yang harus terus dikembangkan,” ujar Rachmat Pambudy.
Selain itu, ia menyampaikan rencana penguatan sektor peternakan melalui penyediaan bibit unggul, pembangunan pabrik pakan ternak, hingga fasilitas pengolahan susu di Boyolali.
Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas produksi sekaligus menambah nilai ekonomi bagi para peternak lokal.
Perkuat Sinergi Pemerintah Daerah
Setelah dari Kecamatan Cepogo, rombongan melanjutkan kegiatan ke Waroeng Cerdas di Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali.
Di tempat itu, Menteri Bappenas menggelar ramah tamah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Boyolali.
Bupati Boyolali Agus Irawan, unsur Forkopimda, dan para kepala OPD turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Forum ini menjadi ruang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian, peternakan, dan ekonomi kerakyatan.
Bupati Boyolali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan sektor peternakan.
Dukungan itu meliputi ketersediaan pupuk bersubsidi, penguatan bibit unggul, hingga perluasan pemasaran hasil susu peternak.
Upaya itu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh posisi Boyolali sebagai salah satu sentra produksi susu terbesar di Jawa Tengah.
Jajaran Polres Boyolali bersama TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya mengawal seluruh rangkaian kunjungan tersebut.
Kapolres Boyolali memastikan seluruh personel tetap siaga untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, sehingga agenda kunjungan Menteri Bappenas berjalan lancar tanpa hambatan.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam keberhasilan kunjungan kerja tersebut. (ar)






